Serang
Trending

Pelaku Video Asusila Akan Diberi Trauma Healing

SERANG, BANTEN RAYA –  Pelaku video asusila sepasang remaja di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan yang beredar luas di media sosial (medsos) akan menjalani visum. Selain itu, pelaku juga akan diberikan trauma healing agar yang bersangkutan tidak lagi trauma.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKPBP3A) Kabupaten Serang Tarkul Wasyit mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan terjadinya kasus asusila di Kecamatan Jawilan tersebut.

“Iya saya sudah dapat laporan dari UPT P2TP2A (pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak). Insya Allah besok yang bersangkutan (pelaku-red) akan menjalani visum,” kata Tarkul, Minggu (14/3).

Tarkul memastikan, pihaknya melalui P2TP2A dan Bidang Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) akan melakukan pendampingan kepada pelaku yang terlibat dalam video tersebut, terutama pelaku perempuan.

“Dia harus diberi semangat karena kejadian ini pasti berdampak pada mental si anak. Kami akan melakukan trauma healing agar yang bersangkutan kembali semangat,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar kasus video asusila tersebut menjadi perhatian bersama.

“Kejadian ini harus menjadi perhatian bersama, kami akan coba menggiatkan kembali pembinaan terhadap anak-anak dan remaja melalui forum anak,” tuturnya.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) untuk memberikan pemahaman kepada para peserta didik. “Kasus ini juga harus jadi pelajaran bagi para remaja karena pelaku dalam video itu masih pelajar,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Suja’i A. Sayuti mendorong pemahaman agama terhadap anak-anak perlu ditingkatkan lagi, baik di sekolah maupun dilingkungan tempat anak tinggal agar kasus serupa tidak terulang kembali.

“Ini (kasus video asusila-red) pukulan bagi kita semua. Saya minta pemahaman agama lebih ditingkatkan lagi. Kami berharap penegak hukum bisa menangani kasus ini dengan sebaik-baiknya mengingat pelakuknya masih anak-anak,” kata Sujai’i.

Sebelumnya, Kepala Desa Kareo, Kecamatan Jawilan Santibi membenarkan, ada video asusila yang dilakukan di desanya, tepatnya di ruko PT Asietex yang menghebohkan warga.

“Iya lokasinya di Parakan di desa saya, tapi pelakuknya orang luar,” ujarnya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp