Serang
Trending

Pematangan Lahan Puspemkab Talan Anggaran Rp12 Miliar

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pusat pemerintahan kabupaten (Puspemkab) Serang pada tahun sebesar Rp21 miliar, namun dari Rp21 miliar itu, sebesar Rp12 milair digunakan untuk pematangan lahan.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Irawan mengatakan, terkait dengan penguasaan lahan untuk pembangunan Puspemkab Serang, sudah ada satu blok lahan yang sudah siap digunakan.

“Terkait dengan penguasaan lahan, Alhamdulillah untuk 2021 ini satu blok lahan yang akan diperuntukan bagi enam OPD (organisasi perangkat daerah) sudah siap, bahkan sudah dibuat batas-batasanya,” kata Irawan, Selasa (2/3).

Ia mengungkapkan, pembangunan Puspemkab Serang akan dimulai tahun ini dan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp21 miliar untuk kontruksi dan pematangan lahan.

“Untuk kontruksi karena alokasinya hanya Rp21 miliar kmai hanya mampu membangun satu OPD. Anggaan untuk satu OPD kurang lebih Rp9 miliar, yang Rp12 miliar untuk pematangan lahan,” ujarnya.
Irawan berharap, dengan dilakukannya pematangan untuk satu blok tersebut, pada 2022 mendatang lahan sudah siap untuk digunakan pembangunan.

“Harapan kita 2022 nanti sudah bisa langsung membangun gedung OPD yang akan dibarengi dengan pembangunan utilitas, sehingga begitu selesai dibangun langsung bisa ditempati,” tuturnya.
Namun untuk percepatan pembangunan Puspemkab Serang di Kecamatan Ciruas tersebut, Pemkab Serang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Banten.

“Terus terang saja untuk puspemkab ini membutuhkan sekali adanya bantuan provinsi, kaitannya di sini bukan bantuan keuangan tapi bantuan program. Kalau kami 2022 mampu tiga OPD, dari provinsi minimal dua atau tiga OPD,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya telah membentuk tim percepatan pembangunan Puspemkab Serang guna memudahkan koordinasi anatar OPD.
“Tiga instansi vertikal juga sudah diflot, tiga kantor Kemenag (Kementerian Agama), Kejari (Kejaksaan Negeri), dan KPN (Kantor Pertanahan Nasional),” katanya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp