DaerahSerang
Trending

Pemerintah Desa Kertasana Kewalahan Tangani Sampah Liar

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Desa (Pemdes) Kertasana, Kecamatan Bojonegara mengaku kewalahan dalam menangani sampah liar yang ada di desanya jika tidak ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Pasalnya, sampah liar di Desa Kertasana semakin tidak terkendali.

Kepala Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara non aktif Pandi mengatakan, titik sampah liar di Desa Kertasana dalam setahun terakhir jumlahnya terus bertambah. “Sampahnya dari mana-mana karena berada di sisi jalan umum karena desa kami jalan penghubung dengan Kota Cilegon,” kata Pandi, kemarin.

Ia menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang untuk melakukan penanganan sampah yang ada di desanya. “Dari kemarin (7/6) sedang kita angkut. Sehari saja kemarin dapat empat mobil tapi tapi masih banyak,” ujarnya.

Pandi mengaku cukup kewalahan dalam menangani sampah di desanya jika DLH tidak turun langsung untuk melakukan penanganan. “Biasanya kalau ada permohonan baru diangkut. Harus ada penanganan khusus dari pemda, kalau tidak desa cukup kewalahan,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Imam Ghozali mengatakan, pihaknya akan mendorong agar Kecamatan Bojonegara diberi kewenangan untuk mengelola sampah sendiri seperti beberapa kecamatan lain.

BACA JUGA: Lautan Sampah di Kalitimbang, Aktivis Lingkungan : DLH Lemaaahhhh….

“Sampah liar di Bojonegara kalau dibiarkan saja bisa tidak terkendali karena titiknya sekarang semakin banyak. Kami akan meminta agar dilakukan penambahan armada karena kalau sampah ini tidak ditangani serius akan jadi masalah besar,” kata Imam.

Politikus Gerindra itu meminta, DLH Kabupaten Serang bisa lebih peka lagi dalam menangani sampah liar khusunya yang ada di Kecamatan Bojonegara. “Seharusnya diangkat satu minggu berapa kali atau gimana jangan nunggu numpuk dulu baru diangkut,” ujarnya. (tanjung/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp