PolitikSerang
Trending

Pemilihan Ketua PAN Kabupaten Serang, Ishak dan Ikhwan Saling Lomba Melobi

SERANG, BANTEN RAYA – Tujuh orang formatur calon ketua DPD PAN Kabupaten Serang yang ditugaskan untuk bermusyarah memilih satu orang di antara mereka untuk menjadi ketua DPD PAN mulai berebut dukungan. Namun pemilihan ketua sendiri berpotensi deadlock.

Salah satu tim formatur calon ketua DPD PAN Kabupaten Serang M. Yais mengaku, sudah ada dua calon ketua DPD PAN lain yang meminta dukungannya. “Kalau yang sudang ngomong minta didukung Pak Ikhwan Badrudin sama Pak Ishak Sidik,” kata Yais, Selasa (23/2).

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang itu mengaku akan menyerahkan dukungannya kepada calon lain yang siap membesarkan PAN di Kabupaten Serang. “Saya belum menentukan ke siapa-siapanya. Yang jelas kalau saya pribadi menyerahkan ke yang lain saja,” ujarnya.

Tim formatur lain yakni Cholis Rowiyan mengatakan, sampai saat ini belum ada formatur lain yang memintanya untuk mendukung, Namun Cholis memberikan sinyal akan mendukung Ishak Sidik untuk menjadi Ketua DPD PAN Kabupaten Serang.

“Saya sepertinya mendukung calon yang lain. Cuman kalau yang disepakati untuk menjadi ketua Pak Ishak Sidik saya bisa menjadi pengurus DPD, atau bisa juga menjadi Sekretarisnya. Tapi kalau yang lain yang disepakati saya jadi anggota saja,” kata Cholis.

Tim formatur lain yang juga calon Ketua DPD PAN Kabupaten Serang incumbent Jaenudin mengatakan, sampai saat ini tujuh orang formatur yang dituntuk DPP PAN belum mengadakan pertemuan untuk bermusyawarah.
“Mungkin nanti yang memfasilitasi pertemuannya dari DPW, karena di antara tim formatur belum ada ketuanya. Belum ada dukung mendukung karena itu kan harus kesepakatan bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penentuan ketua DPD PAN oleh tim formatur tidak menutup kemungkinan akan deadlock dan akan dikembalikan ke DPP untuk diputuskan.

“Yang maju jadi calon ketua ini kan semua kader terbaik, tapi jika ada yang disepakati menjadi ketua, semua formatur harus mendukung. Kalau ada satu saja yang tidak mendukung tidak sah. Jadi potensi deadlock itu ada,” tuturnya.

Sementara itu ,Ikhwan Badrudin mengaku belum mendapat dukungan dari formatur lain dan juga belum mencari dukungan. “Tim formatur belum musyawarah. Belum ada yang mendukung (dari formatur lain-red),” katanya. (tanjung/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp