DaerahSerang
Trending

Polres Serang Amankan 12 Pria dan Wanita di Sebuah Warem, Sedang Apa di Sana?

SERANG, BANTEN RAYA – Petugas gabungan Operasi Bina Kusuma Maung 2021 mengamankan 12 orang pria dan wanita di sebuah warung remang-remang (warem), Minggu (18/4/2021) dini hari. Mereka dibekuk lantaran kedapatan sedang asyik pesta minuman keras (miras) saat dilakukan patrol di wilayah Cikande, Kabupaten Serang.

Wakapolres Serang Kompol Didid Himawan mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengalakan Operasi Bina Kusuma Maung 2021 berkerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang. Sasarannya menindak penyakit masyarakat (Pekat) di bulan suci Ramadan. Dengan sasaran sejumlah warem, hotel dan miras.

“Ada beberapa lokasi yang menjadi target dalam operasi kali ini, mulai dari warung remang-remang, hotel dan warung jamu yang diduga menjual miras,” katanya kepada Banten Raya, Minggu (18/4/2021).

Didid menjelaskan, di sebuah warem di wilayah Kecamatan Cikande, petugas gabungan mengamankan 4 pria dan 8 wanita yang tengah asik pesta miras.

“Untuk inisial perempuan yang diamankan yaitu AN (21), ELS (37), ST (32), IS (27), IK (20), MKD (38), LS (20), dan FT (22). Sedangkan pria yaitu NRH (48), RH (47), YG (22) dan RZ (22). Mereka kita bawa ke Mapolres untuk dibina,” jelasnya.

Setelah operasi di warem, Didid mengungkapkan petugas juga merazia warung yang diduga menjual miras. Sebanyak tiga warung yang kedapatan menjual miras yang berlokasi di Kecamatan Ciruas, Bandung dan Cikande.

Baca juga

Gerebek Warung Remang-remang: Bayar Kopi Rp5 Ribu, Bayar PSK Rp50 Ribu

“Di sekitar Kecamatan Ciruas, kami menyita 10 botol miras. Dari lokasi kedua di wilayah Kecamatan Bandung kami menyita 36 botol minuman keras. Dan dari Desa Parigi kami menyita 15 paket kecut, dan 3 botol minuman keras, serta 6 jiriken minuman ciu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Didid mengungkapkan dari Wisma Charity Modern, Cikande, Kabupaten Serang, petugas juga mengamankan pria dan pria berinisial AR (30) dan FZ (21) bukan pasangan suami istri yang diduga hendak berbuat mesum.

“Keduanya dibawa ke Mako Polres untuk diberi pembinaan, agar tidak mengulanginya. Keduanya warga Kabupaten Serang dan Marunda, Jakarta Utara,” jelasnya.

Didid menegaskan operasi ini akan terus dilakukan, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di bulan Ramadan. Sehingga dapat beribadah dengan khusyuk.”Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk menciptakan kondisi yang aman, nyaman dan sehat di bulan suci Ramadan,” tegasnya. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp