Serang

PT GTS Berdayakan Warga Perumahan BCI

SERANG, BANTEN RAYA – PT Gemilang Teknindo Semesta (GTS) yang berlokasi di sekitar Perumahan Bumi Cikande Indah (BCI), Desa Cikande, Kecamatan Cikande mempekerjakan sekitar 30 orang warga BCI sebagai bentuk pemberdayaan yang dilakukan pihak perusahaan.

Manajer Operasional PT GTS Samsul Ma’arif mengatakan, PT GTS merupakan perusahaan berskala usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang memproduksi sarung tangan karet untuk memenuhi kebutuhan pasar, terutama di masa pandemic Covid-19 ini.

“Kegiatan usaha ini dikelola oleh warga yang tinggal di Perumahan BCI ini sebagai generasi pertama yang rata-rata sudah pensiun dari tempatnya bekerjanya,” kata Arif, Minggu (28/2).

Dari kegiatan usaha memproduksi sarung tangan dengan teknologi yang dimilikinya itu, PT GTS bisa merekrut masyarakat  sekitar yang sedang membutuhkan pekerjaan, karena dari mereka ada yang terdampak Covid-19.

“Kita saling membutuhkan dan banyak masyarakat yang terbantu dan bisa ditanyakan langsung ke Pak ketua RTnya. Kita merupakan vendor dari PT Kobayashi, usaha kita diverifikasi keseluruhannya selama satu tahun oleh PT Kobayashi,” ujarnya.

Ia menuturkan, walaupun tempat usaha masih sederhana namun PT GTS sudah diaudit oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan telah memiliki keseluruhan perizinan yang diperlukan termasuk izin produksi dan izin edar produk.

“Kalau berdirinya perusahaan ini tahun 2005 namun pada 2016 rekanan usaha kita tutup, jadi kita juga tutup tapi di masa pandemi Covid-19 ini justru ada peluang tawaran pembuatan sarung tangan. Kita sehari produksinya 2.000 Pcs,” ungkapnya.

Ketua RT 03/06 Perumahan BCI Adam Wijaya mengaku, keberadaan PT GTS sangat membantu masyarakat perumahan BCI walaupun belum begitu banyak yang bisa direkrut karena PT GTS hanya memiliki pekerja 30 orang lebih.

“Keberadaan PT GTS ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di perumahan BCI ini. Kemudian, banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat karena perusahaan tidak berisik dan tidak menghasilkan limbah yang berbahaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Agus Wahyudiono meminta semua pihak, baik itu masyarakat  maupun pemerintah bisa mendukung kegiatan pelaku UMKM seperti PT GTS yang masih bisa bertahan walaupun di masa pandemi Covid-19.

“Kita tahu bersama di masa pandemic Covid-19 ini banyak pelaku UMKM yang harus gulung tikar karena sudah tidak bisa berporduksi lagi. Kami mengapresiasi kegiatan UMKM (PT GTS-red) ini yang masih bisa memberdayakan masyarakat sekitarnya,” tuturnya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp