DaerahSerangWisata & Kuliner
Trending

Rawan Kecelakaan, Jalur Pariwisata Pantai Anyer Minim Penerangan Jalan

SERANG, BANTEN RAYA – Beberapa titik Jalan Raya Anyer sampai Cinangka minim lampu penerang jalan umum (PJU). Akibatnya, jalur pariwisata tersebut kondisinya gelap gulita pada malam hari sehingga rawan terjadi kecelakaan.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Supiyanto mengatakan, minimnya lampu PJU di Jalan Raya Anyer tersebut kerap dikeluhkan warga sekitar dan wisatawan yang menginap di Anyer-Cinangka.

“Untuk lampu PJU di Anyer-Cinangka memang masih jadi permasalahan karena ada titik-titik jalan yang benar-benar gelap pada malam hari. Kalau yang dekat dengan Pasar Anyer penerangannya ada,” kata Supiyanto.

Kondisi paling parah, lanjut Supiyanto, yakni dari Teneng, Kecamatan Cinangka sampai Pasauran, Kecamatan Cinangka yang tidak ada penerangan sama sekali. 

“Memang kendalanya Anyer itu jalan nasional, jadi termasuk PJU-nya juga kewenangan pusat. Kalau malam hari cuacanya kurang bagus kondisinya gelap gulita,” ujarnya.

Politikus PKS itu mengungkapkan, pihaknya sudah sering menyampaikan kepada anggota DPRD Provinsi Banten dan anggota DPR RI dari Fraksi PKS agar penarangan di Jalan Anyer bisa menjadi perhatian.

“Ketika rapat dengan OPD (organisasi perangkat daerah) di Pemkab Serang kami juga mendorong agar Dinas Perhubungan (Dishub) bisa berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat terkait pembangunan PJU di Jalan Anyer,” tuturnya.  

Terpisah, Kepala Seksi PJU Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang Zul Melaz menjelaskan, sejak tahun 2018 berdasarkan peraturan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) jalan nasional seperti Anyer-Cinanga menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Untuk pemasangan PJUnya menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Di kita tahun ini ada 700 PJU yang akan dipasang tapi di jalan-jalan kabupaten dan jalan-jalan desa yang menjadi kewenangan kita,” kata Zul. (tanjung/fikri)

 

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp