Serang
Trending

Sopir Ambulan Tuntut Kenaikan Honor

SERANG, BANTEN RAYA – Para sopir ambulan puskesmas mengeluhkan sering terjadinya keterlamatan pembayaran honor yang mereka terima dari pihak puskesmas. Selain itu, mereka juga menuntut agar honor yang mereka terima dinaikan.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang Aep Saefulloh mengaku, telah menerima audiensi dari perwakilan sopir ambulan puskesmas dan ambulan desa.

“Tadi (kemarin-red) para sopir ambulan menyampaikan keluhan keterlambatan pembayaran honor dan pengen ada penyesuaian besarannya, karena menurut kami juga belum sesuai,” kata Aep, Selasa (2/3).

Ia mengungkapkan, besaran honor yang diterima sopir ambulan bervariatif tergantung dari pendapatan puskesmas masing-masing, sehingga nilai honor yang diterima tidak tetap.

“Karena tadi (kemarin-red) ada dari dinkes (dinas kesehatan) kita rekomendasikan agar pembayaran sopir ambulan dikembalikan ke BOP (biaya operasional penyelenggaraan) dengan nilai yang sama minimal Rp1,8 juta,” ujarnya.

Selain itu, para sopir ambulan juga mengelukan terkait tunjangan kesehatan karena rata-rata dari mereka belum menjadi peserta BPJS kesehatan.

“Dinkes pernah mengkomunikasikan ke pihak BPJS tapi dari BPJSnya minta seluruh anggota keluarga sopirnya dimasukan, tapi kalau semua dimasukan dinkes enggak mampu membiayainya,” tuturnya.

Untuk memenuhi tuntutan para sopir ambulan itu, Aep mengaku akan mencoba koordinasi dengan pihak BPJS agar ada pengecualian bagi para sopir ambulan. “Kita pengen agar sementara cukup sopir ambulannya saja dulu yang menjadi peserta BPJS,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinkes Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengaku, pihaknya akan mengupayakan agar para sopir ambulan bisa menjadi peserta BPJS kesehatan. “Untuk BPJS akan diupayakan sesuai ketentuan. Bahwa, pemberi kerja wajib menyiapkan (BPJS-red),” kata Agus.

Namun terkait dengan penyesuaian honor, Agus mengatakan untuk tahun ini belum memungkinkan untuk dilakukan penyesuaian. “Untuk kenaikan honor belum bisa diakomodir karena anggaran untuk hal tersebut tahun 2021 belum dimungkinkan,” tuturnya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp