DaerahEkonomi & BisnisSerang
Trending

Sudah Dibubarkan, PT LKM Ciomas Ternyata Masih Punya Utang Rp11,7 Miliar

SERANG, BANTEN RAYA – Pasca dibubarkannya PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Ciomas melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), badan perusahaan milik daerah (BUMD) milik Pemkab Serang itu ternyata menyisakan piutang sebesar Rp11,7 miliar. 

Mantan Direktur PT LKM Ciomas Ahmad Syarifudin menjelaskan, walaupun PT LKM Ciomas telah dibubarkan namun RUPSLB telah membentuk tim likuidator yang salah satu tugasnya menyelesaikan kewajiban kepada nasabah. 

“Kewajiban yang harus diselesaikan selain kepada nasabah, ada utang pajak, utang BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan, dan utang kepada karyawan yang belum dibayarkan selama satu tahun lebih,” ujar Ahmad, Jumat (16/4/2021). 

Ia mengungkapkan, total kewajiban yang harus diselesaikan tersebut mencapai Rp11,7 miliar. “Itu akan diselesaikan oleh pemda Insya Allah melalui anggaran 2021 di APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) perubahan,” ujarnya. 

Namun, kata dia, untuk menyelesaikan kewajiban itu perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Bagian Hukum Pemkab Serang, aparat penegak hukum (APH), termasuk fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

“Jadi enggak bisa tiba-tiba pemda nanganin penyelesaian, harus nunggu waktu. Kami sedang proses ke pengadilan, nanti tim kualiditor yang menyampaikan hasilnya,” tutur pria yang juga tim likuidator itu. 

Adapun terkait rencana pinjaman ke Bank Jawa Baray dan Banten (bjb) untuk menyelesaikan kewajiban tersebut menjadi ranah Pemkab Serang. 

“Kami mendorong pemilik saham bisa minta dana talangan ke bjb, tapi nanti pembayarannya sama pemda,” katanya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp