DaerahSerang
Trending

Tak Perlu Copot Status Pegawai Negeri, Empat ASN di Serang Kepincut jadi Kades

SERANG, BANTEN RAYA- Empat aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Kibin dan di Kecamatan Jawilan mengajukan izin mencalonkan diri menjadi kepala desa (Kades) pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun ini. Ketika mereka terpilih maka mereka tetap tercatat sebagai ASN dan mendapatkan gaji.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Karir (Bangrir) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Surtaman mengaku, pihaknya telah menerima permohonan izin dari empat ASN yang akan mencalonkan diri menjadi kades.

“Ada empat ASN mantan sekdes (sekretaris desa) yang dinas di Kecamatan Kibin dan Jawilan yang minta izin mau nyalon kades. Berkasnya sudah kami sampaikan ke Pak Sekda (Tb Entus Mahmud Sahiri-red),” kata Surtaman, Senin (29/3/2021).

Sesuai aturan, kata Surtaman, ASN yang akan mencalonkan diri menjadi kades harus terlebih dahulu mendaptakan rekomendasi dari panitia pilkades untuk kemudian meminta izin mencalonkan diri.

“Nanti izinnya diproses BKPSDM dan ditandatangani oleh Ibu Bupati (Rt Tatu Chasanah-red). ASN yang mengajukan semuanya staf,” ujarnya.

Jika ASN tersebut terpilih menjadi kades maka yang bersangkutan diberhentikan dari jabatannya sebagai ASN. 

“Selanjutnya yang bersangkutan ditempatkan menjadi kades. Tapi dia tetap berhak mendapatkan hak-hak kepegawaian seperti gaji kecuali tunjangan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, bahkan yang bersangkutan juga bisa mendapat gaji berkala dan kenaikan pangkat. “Untuk izin pasti kita kabulkan selama yang bersangkutan tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin berat,” paparnya.

Ia menuturkan, walaupun diberhentikan dari jabatannya, ketika yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai kades maka akan kembali lagi menjadi ASN. 

“Banyak ASN yang saat ini menjabat kepala desa terutama di Pontirta (Pontang, Tirtayasa, dan Tanara),” ungkapnya.

Surtaman mengungkapkan, pihaknya sempat menanyakan kepada para ASN alasan mereka maju mencalonkan diri menjadi kades. 

“Kalau saya tanya kenapa berminat mencalon kades ngakunya banyak didukung masyarakat. Biasanya yang mengajukan izin staf dan guru,” katanya. (tanjung/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp