DaerahSerang
Trending

Terminal Tunjung Teja Sudah Ada, tapi Angkot Ngetemnya Masih di Jalanan

SERANG, BANTEN RAYA – Terminal Tunjung Teja yang belum lama ini baru dioperasikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang kondisinya sepi dari angkutan umum yang menunggu penumpang di sana. 

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, angkutan umum yang pernah diarahkan untuk mengisi terminal kini sudah kembali memarkirkan kendaraannya di pertigaan Tunjung Teja, tidak jauh dari terminal.

“Kondisi terminal Tunjung Teja sepi, kurang lebih sejak pertengahan Januari. Sekarang mobilnya pada ngetemnya di tempat yang lama,” ujar Ainul Yakin, warga Kecamatan Tunjung Teja, Selasa (16/2/2021).

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Teknis dan Sarana Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang Edi Lutfi mengatakan, pihaknya telah berupaya menempatkan petugas untuk mengarahkan angkutan umum mengisi Terminal Tunjung Teja.

“Memang sekarang ini belum ada angkutan yang meminta untuk di sana (terminal-red) jadi kita melayani apa adanya dulu. Kalau angkutan yang ada sudah kita arahkan untuk masuk ke terminal,” kata Lutfi.

Selain itu, kondisi saat ini jumlah kendaraan mulai berkurang dengan adanya transportasi online. 

“Kalau saya perhatikan armada dan pengusaha angkutan jauh sudah mulai berkurang dibanding dulu-dulu,” ujarnya.

Lutfi mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan trayek baru namun sampai sekarang belum ada yang mau mengisi trayek tersebut. “Untuk angkutan yang mau ke Warung Gunung, Kabupaten Lebak kita arahkan ke terminal,” tuturnya.

Ia mengakui, jika ada kendaraan yang masuk ke terminal pihaknya mengenakan retrubsi alakadarnya untuk penambahan PAD (pendapat asli daerah). 

“Dari awal November tahun lalu sudah kita fungsikan. Sosialisasi ke masyarakat juga sudah kita laksanakan. Saya juga enggak paham kalau ada yang ngetem di tempat yang lama,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Serang asal Daerah Pemilihan (Dapil) Serang 3 Zainal Abidin menduga, masih sepinya terminal tipe C tersebut karena masih baru. “Nanti juga setelah lama mudah-mudahan ramai,” kata Zainal.

Politikus Hanura itu menyarakan kepada Dishub agar menambah rute angkutan yakni Tunjung-Serang lewat Petir dan Serang-Pamarayan lewat Tunjung Teja.

“Terus kerjasama juga dengan Kabupaten Lebak, jadi ada Tunjung-Warung Gunung atau Tunjung-Rangkasbitung, jadi dicoba saja dulu. Nanti kalau pasarnya sudah benar-benar ramai terminalnya juga ikut ramai,” ujarnya. (tanjung/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp