Serang
Trending

THM di JLS Masih Buka, Akses Masuknya Lewat Pintu Doraemon

SERANG, BANTEN RAYA- Tempat hiburan malam (THM) di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang masih tetap beroperasi meski telah disegel oleh Pemkab Serang. Guna mengelabui petugas, pengusaha membuat pintu khusus bagi pengunjung yang disebut pintu Doraemon.

Salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pada Kamis (11/3/2021) dini hari, sejumlah tempat hiburan yang telah disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan kepolisian masih beroperasi, secara sembunyi-sembunyi.

“Tempat hiburan malam di jalan lingkar selatan, meskipun sudah digembok dan disegel tapi tetap bisa beroperasi,” katanya kepada Banten Raya.

Menurutnya, pelaku usaha THM membuat pintu khusus yang disebut pintu Doraemon, agar aparat penegak hukum tidak bisa melihatnya. Segel dan gembok masih tergantung dipintu masuk THM tersebut.

“Untuk yang disegel dan digembok oleh pemda tetap tidak diubah, namun pengelola bikin pintu baru untuk jalan masuk tamu. Modus mereka bikin pintu baru, pintu barunya mereka sebut adalah pintu Doraemon,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada pemda maupun kepolisian menindak pelaku THM yang masih tetap membandel. Bahkan di dalam THM, pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan dan berkerumun.

“Harusnya ada penindakan apalagi masih pandemi covid sekarang ini. Mohon supaya dijadikan berita supaya ada penindakan tegas dari pemerintah daerah dan penegak hukum,” pintanya.

Sementara itu, Kabagops Polres Serang Kota Kompol Yudha Hermawan mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya THM di wilayah JLS Kecamatan Kramatwatu, kepolisian bersama TNI, Satpol PP dan Dishub langsung melaksanakan patroli skala besar pada pukul 02.00 WIB.

“Kita sasar pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19, operasional ke beberapa tempat keramaian, pusat kegiatan masyarakat dan mencegah gangguan kamtibmas lainnya. Saat melakukan patroli lanjutan, kami juga razia tempat hiburan malam di kawasan jalur lingkar selatan, namun kondisi tutup (diduga bocor),” katanya.

Yudha menambahkan, setelah dipastikan tidak ada aktivitas di kawasan JLS, razia kembali dilanjutkan ke wilayah Kota Serang. Hasilnya, masih ditemukan adanya THM yang beroperasi dan ramai pengunjung. “Saat kita lakukan pengecekan di THM di Mall Serang (Ramayana) tersebut, ternyata melakukan aktifitas lalu diimbau untuk membubarkan diri,” tambahnya.

Selain membubarkan pengunjung, pihaknya juga berhasil menemukan puluhan botol minuman keras (miras) di lokasi tersebut dan langsung dilakukan penyitaan. “Kami mendapati minuman bir sebanyak 1 krat kemudian kami amankan di Mapolres Serang Kota,” ungkapnya.

Yudha menegaskan, kepolisian dan instansi terkait akan terus melaksanakan patroli maupun razia di wilayah hukum Polres Serang Kota. Hal itu dilakukan agar masyarakat selalu patuh akan protokol kesehatan, serta mencegah terjadinya penyakit masyatakat, kriminalitas dan gangguan kamtibmas.

“Kami tidak pernah bosan dan lelah untuk mengingatkan agar mematuhi protokol kesehatan dengan gerakan 5M apabila beraktivitas di luar rumah untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas demi keselamatan dan kemaslahatan,” tegasnya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp