DaerahPendidikanSerang
Trending

Tingkatkan Mutu, 54 Guru SMAN 1 Cikande Ikut Pembekalan PJJ

SERANG, BANTEN RAYA – Dalam rangka meningkatkan mutu kegiatan belajar mengajar jarak jauh atau daring. Selain itu juga, SMA Negeri 1 Cikande memberikan pembekalan kepada guru di lingkungan SMA Negeri 1 Cikande.

Kepala SMA Negeri 1 Cikande Mulyadi Kepada Banten Raya mengatakan, pandemi Covid-19 yang masih mewabah di Banten mengharuskan sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara online. Hal tersebut sesuai dengan arahan dan kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten.

Tentunya kebijakan tersebut dibutuhkan pembiasaan dan inovasi untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar online tersebut, agar mutu lulusan tetap terjamin dan mampu bersaing untuk masuk perguruan tinggi negeri.

“Oleh karena itu SMA Negeri 1 Cikande menyelenggarakan Workshop Optimalisasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diikuti oleh 54 guru SMA Negeri 1 Cikande,” kata Mulyadi, kemarin.

Ia mengaku kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan, daring dan menghadirkan sejumlah pembicara yang kompeten dibidangnya. Salah satunya seperti Rini Setyaningsih, salah seorang Sahabat Rumah Belajar Provinsi Banten dan Purwadi Sutanto, Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini, lanjut Mulyadi diantaranya adalah optimalisasi pembelajaran jarak jauh atau online, penggunaan Google Suite (belajar.id) media interaktif dalam pembelajaran online dan variasi pembelajaran online dengan Microsoft 365.

“Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Kantor Cabang Dinas Serang-Cilegon ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada guru di lingkungan SMA Negeri 1 Cikande tentang pembelajaran online,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mulyadi berharap kepada peserta workshop untuk memperhatikan seluruh rangkaian materi dan guru dapat memberikan pembelajaran online lebih variatif, sehingga bisa menggairahkan siswa untuk belajar.

“Guru dituntut untuk kreatif dan memiliki variatif dalam menyampaikan materi pembalajaran dalam Kegiatan belajar mengajar online, agar peserta didik tidak jenuh dan materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta didik,” ungkapnya.

“Sehingga mutu pendidikan tetap bagus, dan lulusan yang dihasilkan pun mampu bersaing dalam meraih cita-cita dan bisa masuk perguruan tinggi negeri,” sambung Mulyadi. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp