DaerahSerang
Trending

Waduh! 11.000 Pekerja di Kabupaten Serang Nunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan

SERANG, BANTEN RAYA – Sebanyak 75 persen dari total sekitar 15.000 atau sekira 11.000 pekerja informal di Kabupaten Serang menunggak pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan. Tingginya tunggakan itu dikarenakanan kurangnya kesadaran mereka akan manfaat BPJS Ketenagakerjaan. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Didin Haryono mengatakan, untuk pekerja informal di Kabupaten Serang yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan jumlahnya masih terbilang minim. 

“Yang masuk pekerja informal itu seperti pedagang kecil, pemandi jenazah, RT/RW dan ketua DKM (dewan kemakmuran mesjid). Mereka itu banyak yang belum terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan, makanya terus kita dorong agar jadi peserta,” ujar Didin saat ditemui di Ciruas, Rabu (27/1/2021). 

Ia menjelaskan, pihaknya telah bekerjasama dan bersinergi dengan Pemkab Serang, tokoh masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk mengajak pekerja informal agar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Untuk di Kabupaten Serang pekerja informal yang sudah menjadi peserta baru sekitar 15 orang,” katanya.

Dari sekitar 15 orang itu, Didin mengungkapkan, sebagian besar mempunyai tunggakan iuran yang disebakan kurangnya kesadaran mereka untuk melakukan pembayaran. 

“Ada yang lancar tapi lebih banyak yang tidak lancar sekitar 75 persen. Mereka bukan tidak mampu membayar iuran tapi lebih kepada ketidaksadaran saja,” tuturnya.

Besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja infromal sendiri dinilai sangat terjangkau hanya Rp16.800 per bulan. Adapun manfaat yang akan diperoleh jika meninggal dunia yaitu, sebesar Rp42 juta, namun jika meninggal dunia karena kecelakaan akan memperoleh santunan sebesar Rp48 juta.

“Terus ada biaya kubur juga sebesar Rp10 juta dan uang berkala Rp500.000 per bulan selama dua tahun. Kemudian, dua orang anaknya yang ditinggalkan dari mulai TK sampai perguruan tinggi mendapat biaya pendidikan maksimal Rp174 juta,” paparnya. (tanjung/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp