DaerahPemprov Banten

Setelah Pejabat Struktural, Kini 87 Pejabat Fungsional Pemprov Banten Dilantik

SERANG, BANTEN RAYA – 87 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Banten dilantik di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (4/2/2021). 

Seperti diketahui, ini merupakan pelantikan ketiga yang digelar Pemprov Banten di 2021. Sebelumnya telah digelar pelantikan terhadap 316 pejabat eselon III dan IV pada 7 Januari 2021 lalu. Selanjutnya pelantikan, dua pejabat eselon II. Keduanya adalah M Rachmat Rogianto sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten dan M Yusuf sebagai Asisten Daerah (Asda) Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Banten.

Sementara itu, pelantikan 87 pejabat fungsional kali ini digelar berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 821.2/KEP.15 – BKD/2021 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Fungsional itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Dua dua orang pejabat dilantik dan diambil sumpah secara langsung, yakni Bahrudin sebagai Pengawas Pemerintahan Madya dan Ayu Susianti sebagai Analis Kepegawaian Ahli Pratama. Sementara 85 pejabat lainnya mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah secara virtual.  

Sekda Banten Al Muktabar mengatakan, bahwa pelantikan bertujuan untuk terus membangun Provinsi Banten yang pada akhirnya membangun Indonesia.  

“Perlu kita ingatkan bersama, terkait dengan sumpah, bahwa itu menjadi pertanggungjawaban kita di dunia dan di akhirat. Sumpah harus kita junjung tinggi. Dalam sumpah juga terkandung ibadah sebagai aparatur negara,” ujarnya melalui keterangam tertulis yang diterima Banten Raya.

Mantan Ketua Ikatan Widyaiswara Indonesia itu menjelaskan, dalam merit sistem, ada ketentuan semua jabatan harus diambil sumpah dan dilantik. Sumpah sebagai upaya pembinaan aparatur sipil negara (ASN) agar ada parameter yang terukur serta semua instrumen dilakukan dan dilaksanakan.

Ditambahkannta, dalam merit sistem juga seorang ASN dapat beralih jabatan dari struktural ke fungsional atau sebaliknya untuk menjadi peta membangun karier dengan ukuran yang jelas.

Dengan parameter yang sangat terukur, lanjut Al Muktabar, pejabat fungsional dituntut untuk mengembangkan diri dengan instrumen yang jelas dan bersungguh-sungguh. Dapat digunakan untuk kenaikan pangkat dalam dua tahun jika memiliki cum atau angka kredit yang cukup.

“Kesempatan kenaikan pangkat sesuai dengan progres yang kita lakukan. Kita dapat menapaki karir semaksimal mungkin sehingga harus kita jaga dan kita rawat,” ungkapnya.

Turut hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah Komarudin dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Banten Septo Kalnadi. (*/dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp