DaerahPemprov Banten
Trending

Sudah Dicopot dari Jabatan, Pemprov Masih Awasi 16 Mantan Pejabat Dinkes Banten

SERANG, BANTEN RAYA- Pemprov Banten masih mengawasi 16 mantan pejabat eselon III dan IV Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten yang sudah di-nonjob-kan. Ke-16 ASN tersebut akan dipantau kinerjanya dan akan dilakukan evaluasi selama tiga bulan ke depan.

Seperti diketahui, Gubernur Banten Wahidin Halim memecat empat dari 20 mantan pejabat di Dinkes Provinsi Banten yang mundur massal belum lama ini dari statusnya sebagai aparatur sipil negara (ASN), Senin (14/6/2021). Mereka diberi perlakukan lebih tegas lantaran dianggap sebagai provokator aksi tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, Gubernur Banten selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) telah mengambil kebijakan terkait nasib 20 pejabat Dinkes Banten yang mengundurkan diri massal. Sebanyak 4 orang diberhentikan dari statusnya sebagai ASN, sementara 16 lainnya dinonjobkan dan disebar ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Di-nonjob-kan, dipindahkan ke OPD yang lain,” ujarnya, kemarin.

BACA JUGA: Dianggap Jadi Provokator, 4 Mantan Pejabat Dinkes Banten Dipecat dari ASN

Mantan Penjabat (Pj) Bupati Tangerang itu menuturkan, untuk mereka yang dinonjobkan akan tetap mendapat pengawasan. Mereka akan dipantau kinerjanya selama tiga bulan ke depan. Selain untuk dievaluasi, hal itu juga dilakukan untuk mengukur pemberian tunjangan kinerja yang akan diberikan terhadap mereka dengan posisi barunya.

“Itu sudah ada hitung-hitungannya dan sebagainya, soal tunjangan segala macam,” katanya.

Ditanya apakah jika dalam tiga bulan itu kinerja 16 mantan pejabat Dinkes itu tidak memuaskan, maka mereka pada akhirnya berpotensi untuk dipecat dari status ASN? Komarudin tak membantahnya. Hal itu akan dilihat pada hasil evaluasi selama tiga bulan ke depan. “Bisa jadi (ikut dipecat dari status ASN), jika (penilaian kinerjanya) di bawah 25 persen kinerja selama tiga bulan,” ungkapnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, bahwa sebagai abdi negara maka sudah selayaknya ASN memberikan dedikasinya dan siap ditempatkan dimana saja. Selain memecat 4 ASN, dirinya juga telah menonjobkan 16 pejabat Dinkes Banten yang mengundurkan diri. “Nonjob dan ada yang dipecat,” tegasnya.

Saksikan Kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Banten di Banten Raya Channel

Mantan Walikota Tangerang itu menuturkan, kepada mereka yang dinonjobkan, pihaknya akan terus mengawasinya. Pemprov Banten akan mengevaluasi kinerjanya secara berkala. Jika memang kinerjanya baik maka bukan tidak mungkin mereka akan mendapat promosi kembali.

“(Nonjob) sampai dia naik jabatan lagi, nonjob sampai batas waktu. Kita lihat nanti tiga bulan, kita evaluasi, tiga bulan kita evaluasi, bagaimana kinerjanya, disiplinnya. Punya loyalitasnya enggak,” tuturnya. (dewa/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp