DaerahKesehatanPemprov Banten

Sudah Hampir 20.000 Warga Banten Terpapar Covid-19

SERANG, BANTEN RAYA – Pemprov Banten mencatat jumlah kasus Covid-19 di Banten masih terus mengalami peningkatan. Hingga 31 Desember 2020, sebanyak 19.048 warga terkonfirmasi terpapar virus asal Tiongkok tersebut dimana 566 diantaranya dinyatakan meninggal dunia. 

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten jumlah kasus tersebut naik 287 dibanding sehari sebelumnya. Dimana 2.857 masih dirawat dam 15.625 telah sembuh.

Adapun rinciannya per daerah terdiri atas Kota Tangerang dengan 3.801 sembuh, 330 masih dirawat dan 98 meninggal. Kota Tangerang Selatan 3.110 sembuh, 422 masih dirawat dan 178 meninggal. Kabupaten Tangerang 4.560 sembuh, 371 masih dirawat dan 107 meninggal. Kabupaten Lebak 417 sembuh, 361 masih dirawat dan 19 meninggal.

Kota Cilegon 1.622 sembuh, 137 masih dirawat dan 73 meninggal. Kota Serang 559 sembuh, 531 masih dirawat dan 29 meninggal. Kabupaten Serang 1.086 sembuh, 406 masih dirawat dan 45 meninggal. Terakhir di Kabupaten Pandeglang 470 sembuh, 299 masih dirawat dan 17 meninggal.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengimbau, dengan kondisi tersebut agar masyarakat tetap berada di rumah. Sebisa mungkin tak beraktivitas di luar rumah terlebih hanya untuk perayaan pergantian tahun 2020-2021.

“Dari sisi jumlah yang terpapar semakin tinggi. Per hari rata-rata 200an orang yang kena,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini penularan yang banyak terjadi adalah klaster keluarga. Dari yang dulu banyak menyebar di perkantoran dan pabrik kini telah masuk ke rumah-rumah.

“Masyarakat tetap disiplin. Secara moral tanggung jawab bersama. Salah satu kondisi yang memprihatinkan dan perlu perhatian kita semua,” ungkapnya. 

Sebagai bentuk pencegahan juga, pemprov juga telah memberi peringatan kepada semua pihak untuk tidak mengadakan kegiatan yang memicu kerumunan. “Kalau melanggar Satgas (Penanganan Covid-19) akan ambil langkah hukum,” tuturnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: