DaerahPemprov BantenPendidikan
Trending

Tahun Ini Pemprov Banten Bangun 13 USB

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2021 akan membangun 13 unit sekolah baru (USB) pada jenjang pendidikan SMA dan SMK Negeri. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Kepada awak media, WH sapaan akrab Gubernur Banten menyampaikan, Tahun 2021 ada tiga program prioritas, yaitu percepatan penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi dan pembangunan dalam bidang pendidikan. 

Untuk sektor pendidikan, Politisi Partai Demokrat ini menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan membangun 13 USB pada jenjang pendidikan SMA dan SMK Negeri. Tidak hanya itu, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar melalui sistem daring.

“Gara-gara Covid-19 banyak amanat RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.red) tertunda, oleh karena itu tahun ini harus bisa terealisasi,” kata Gubernur Banten, kemarin.

Terkait kegiatan belajar mengajar tatap muka, WH menegaskan akan berlaku jika Covid-19 di Banten sudah hilang, tidak menular dan membahayakan peserta didik. Ia mengaku sedikitnya ada delapan provinsi yang menolak kegiatan belajar mengajar tatap muka dilaksanakan awal tahun ini.

“Kegiatan belajar mengajar tatap muka kami tunda. Ada delapan provinsi yang menolak pelaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka dilakukan tahun ini, diantaranya adalah Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Kalimantan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dindikbud Provinsi Banten Tabrani mengatakan, ada 13 USB pada jenjang pendidikan SMA dan SMK Negeri yang akan memiliki gedung sendiri. Sejauh ini, proses belajar siswa berjalan, namun menumpang di sekolah lain.

”Memang ada 13 SMA dan SMK Negeri yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar masih numpang di sekolah lain. Rencananya akan dibangun tahun ini dengan menggunakan anggaran murni 2021,” katanya.

Ia menuturkan, 13 sekolah itu menumpang belajar di gedung SD dan SMP serta madrasah yang dikelola oleh dinas pendidikan setempat. Menurutnya, berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, dari jumlah 13 sekolah tersebut, terdapat empat sekolah yang tanahnya sudah siap dan bisa segera dibangun.

Sedangkan, untuk lokasi sembilan sekolah lainnya hingga kini masih dicari. Kedepannya, jika lahan sudah didapatkan, maka pihaknya akan langsung menganggarkan pembangunan gedung SMA dan SMK Negeri tersebut.

”Kami berkomitmen menyediakan sekolah yang layak pada jenjang pendidikan SMA dan SMK di Banten,” terangnya. 

Diungkapkan Tabrani, tidak ada patokan anggaran disetiap titik pembangunan. Anggaran USB akan disesuaikan dengan kebutuhan ruang belajar. “Tidak ada patokan anggaran disetiap titik, tapi disesuaikan dengan kebutuhan ruang belajar,” imbuhnya. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp