DaerahPemprov Banten
Trending

Tak Sesuai Kesepakatan Awal, Gubernur Banten Ogah Bayar Bunga Pinjaman ke PT SMI

SERANG, BANTEN RAYA- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) membantah tudingan bahwa pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) memiliki bunga, apalagi sampai 5 persen. Ia menyatakan, sejak awal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mau meminjam dana, asalkan tanpa bunga.

Wahidin mengatakan, Pemprov Banten sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS)dengan PT SMI mengenai dana pinjaman kepada perusahaan tersebut. Ketika menandatangani MoU dan perjanjian kerjasama tersebut sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak, bahwa pinjaman tidak memiliki bunga.

“Sudah kita tandatangani MoU-nya, PKS-nya sudah kita tanda tangani nol persen makanya saya berani pinjam,” kata Wahidin, Kamis (11/3/2021).

Wahidin menyatakan, nilai pinjaman Rp4,1 triliun sejak awal memiliki kesepakatan tanpa bunga. Pinjaman yang tidak disertai bunga itu juga kemudian disetujui oleh DPRD Banten. Sampai saat ini, menurutnya, skema itu masih tetap sama dan tidak ada yang berubah. ”Dewan juga mau menyetujui karena nol persen bunga tadi,” katanya.

WH mengatakan, bila kemudian saat ini ada peraturan baru yang mengharuskan pemerintah daerah yang meminjam dana kepada PT SMI harus membayar bunga sampai 5 persen, maka Pemprov Banten tidak akan membayarkan bunga tersebut. Karena sesuai dengan kesepakatan awal pinjaman dana sebesar Rp4,1 triliun tersebut tanpa ada bunga.

“Kalau ada peraturan baru bilang harus bayar bunga sampai 5 persen, ya kita mah enggak mau (bayar),” ujarnya.

Menurut WH, seharusnya peraturan itu tidak berlaku surut. Bagi pemerintah daerah yang sudah melakukan pinjaman tidak dikenakan dengan aturan yang baru, melainkan sesuai dengan kesepakatan awal ketika akan melakukan pinjaman. WH mengklaim sampai saat ini skema pinjaman kepada PT SMI tidak bermasalah dan masih berjalan lancar.

“Peraturan kan tidak berlaku surut bagi yang sudah pinjam seharusnya sesuai dengan kesepakatan. Sampai saat ini belum ada masalah. Sampai saat ini tidak ada masalah,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Menurutnya, Pemprov Banten akan mengajukan pinjaman tahap kedua kepada PT SMI pada April 2021. Ia berharap kondisi keuangan negara masih ada sehingga Pemprov Banten bisa mengajukan pinjaman tahap kedua dari total nilai pinjaman sebesar Rp4,1 triliun yang akan memiliki kontrak cukup lama, yaitu sampai delapan tahun.

“Pengajuan tahap dua harusnya April sesuai dengan kesepakatan kemarin. Mudah-mudahan keuangan negara masih ada. Kalau tidak ada repot juga,” katanya.

Ketua DPRD Provins Banten Andra Soni mengatakan, saat pembahasan APBD tahun 2020 lalu Pemprov Banten menyampaikan surat kepada DPRD Banten berupa MoU dan perjanjian kerja sama dengan PT SMI yang merupakan bagian dari Kementerian Keuangan RI. Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi secara nasional, tentu DPRD Banten berkenan membahasnya.

“Namun sampai saat ini DPRD belum menerima surat lanjutan apakah program ini mengalami perubahan dan lain-lain, sampai hari ini belum ada,” kata Andra. (tohir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp