Tangerang
Trending

Kota Tangerang Kembali Berlakukan Check Point, 32 Pengendara Terjaring

TANGERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kota Tangerang kembali memberlakukan check point di perbatasan selama akhir pekan dan memasifkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Lingkungan Rukun Warga (PSBL-RW).

“Langsung kita komunikasikan dengan camat dan lurah, nanti mereka tindaklanjuti di RT dan RW untuk melaksanakan kampung Sigacor dan PSBL. Akan kita ketatkan lagi di lingkungan, agar tetangganya di lingkungan tidak terpapar,” papar Arief, kemarin.

“Karena kita ketahui penyebaran virus Covid-19 banyak terjadi pada klaster keluarga,” tambahnya

Arief mengatakan, pada pengetatan PPKM terdapat 3 lokasi check point pada daerah perbatasan yang laksanakan oleh petugas gabungan mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan BPBD Kota Tangerang.

“Seperti sekarang ada di Jalan MH. Thamrin, Jalan Daan Mogot dan juga Jalan Gatot Subroto. Petugas akan memberhentikan pengendara pribadi maupun angkutan umum yang tidak menggunakan masker, serta menghimbau sopir angkutan umum untuk mengurangi kapasitas penumpang menjadi 50%,” terangnya.

Arief juga menuturkan perihal sanksi yang diberikan pada pihak yang melanggar dikenakan sanksi administrasi dan sanksi sosial membersihkan lingkungan sekitar posko check point. “Sementara sudah ada 32 pelanggar yang kita data dan diberi sanksi, 20 orang memilih sanksi administrasi sisanya memilih sanksi sosial,” jelas Arief saat ditemui di lokasi.

Selain itu, Arief mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Tangerang agar protokol kesehatan harus menjadi budaya keseharian sehingga kita bisa saling mengamankan dan memutus rantai Covid-19.

“Saya mengimbau masyarakat harus bisa disiplin, agar membantu kita semua mengatasi pandemi Covid-19,” imbuh Arief.

Pada kesempatan itu, Arief menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat termasuk tim kesehatan yang melakukan tracing dalam melaksanakan pengetatan PPKM di Kota Tangerang guna menekan penyebaran Covid-19.

“Mudah – mudahan dengan keterlibatan suluruh unsur, bisa mendorong masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Arief. (*/nurdin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp