DaerahKesehatanKota TangerangKota TangselPemprov BantenTangerang
Trending

Pemprov Banten Bangun RS Darurat Covid-19 di Tangerang

SERANG, BANTEN RAYA- Pemprov Banten berencana membangun rumah sakit atau RS darurat penanganan Covid-19, di wilayah Tangerang Raya. Hal tersebut dilakukan untuk memperluas cakupan layanan lantaran adanya lonjakan kasus infeksi virus korona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pihaknya telah merencana untuk membangun RS darurat Covid-19. Dari pantauannya, fasilitas kesehatan akan dibangun di wilayah Tangerang Raya. Namun untuk lokasi tepatnya ia belum mau mengungkapkannya.

“Kita lihat yang masih membutuhkan (ada lonjakan kasus signifikan) memang Tangerang Raya,” ujarnya, Minggu (18/7/2021). 

Mantan Direktur Utama RSUD Kota Tangerang itu menuturkan, sebelum mendirikan RS darurat pemprov sendiri kini sedang fokus untuk terlebih dahulu menyediakan tenaga kesehatannya. Rencananya, tenaga kesehatan (nakes) akan akan ditempatkan para lulusan dokter baru atau mahasiswa kedokteran semester akhir.

BACA JUGA: Nakes Mulai Bertumbangan, Relawan Banyak yang Mundur karena Kelelahan

“Itu kita dengan para dekan seluruh Indonesia pada Senin (19/7), baru akan memformulasikan terkait kita menggunakan tenaga lulusan dokter yang baru atau semester akhir. Akan diberdayakan,” katanya.

Penggunaan nakes dari lulusan baru atau mahasiswa semester akhir, kata dia, dilakukan karena saat ini baik nakes maupun relawan di 8 kabupaten/kota di Banten sudah mulai bertumbangan karena kelelahan. Bahkan dari catatannya, sudah ada 7 nakes yang ber-KTP Banten meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19.

“Di Kota Tangerang ada 600, rata-rata 400 sampai 600, semua banyak yang isoman per kabupaten/kota,” ungkapnya.

Sementara itu, saat disinggung terkait pembangunan RS darurat di wilayah Serang, Ati mengaku pihaknya tak menutup kemungkinan untuk melakukan hal tersebut. Meski demikian, saat ini pemprov juga mendorong agar rencana rumah susun (Rusun) Margaluyu menjadi rumah singgah oleh Pemkab Serang dan Pemkot Serang terlebih dulu direalisasikan.

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

Secara teknis, pihaknya menyerahkannya ke pemerintah kabupaten/kota. Adapun peran Pemprov Banten adalah dengan memberikan dukungan pada penyediaan kebutuhan operasionalnya.

“Tetapi Serang juga tidak menutup kemungkinan, tapi dengan rumah singgah rusun itu, di rusun ada sekitar 240 tempat tidur. Kalau rusun ini segera dilakukan, dipercepat itu akan cukup. Kita hanya memberikan dalam bentuk bantuan keuangan, seperti itu,” tuturnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp