DaerahKesehatan
Trending

Update Sebaran Covid-19 di Banten: Tingkat Risiko Kembali Meningkat, 6 Daerah Masuk Zona Oranye

SERANG, BANTEN RAYA – Zona risiko penyebaran Covid-19 di Banten kembali meningkat. Kini, terdapat enam kabupaten/kota yang masuk ke zona oranye kecuali Kota Cilegon dan Kabupaten Tangerang. 

Berdasarkan peta sebaran Covid-19 yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, sebelumnya sebagian besar daerah berada pada zona kuning. Seperti yang terlihat pada 21 Maret 2021, terdapat lima daerah yang berada di zona kuning yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Lebak. Sementara tiga daerah yaitu Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang berada di zona oranye. 

Pada 22 Maret 2021 mulai terjadi peningkatan zona risiko. Di hari itu, jumlah daerah zona oranye bertambah menjadi empat daerah yaitu Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kabupaten Tangerang. 

Lalu pada hari ini, 23 Maret 2021, peningkatan zona risiko semakin menjadi. Kini terdapat enam daerah yang masuk zona oranye yaitu Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Tangerang dan Kota Tangsel. 

Sementara untuk jumlah kasus konfirmasi Covid-19 telah menembus 41.783 atau naik 196 dari hari sebelumnya. Itu terdiri atas 2.943 masih dirawat, 37.724 sembuh dan 1.116 meninggal. 

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim telah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di seluruh wilayah Banten. Kebijakan itu berlaku sejak 20 Maret hingga 18 April 2021 mendatang.

Berdasarkan keterangan tertulis resmi Pemprov Banten yang diterima Banten Raya, perpanjangan PSBB tahap ketujuh itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.70-Huk/2021 tentang Perpanjangan Tahap Ketujuh PSBB Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. 

Adapun alasan diperpanjangannya PSBB lantaran masih ditemukannya kasus Covid-19. Temuan tersebut diperoleh setelah Pemprov Banten melakukan evaluasi penanganan Covid-19.

“PSBB dilaksanakan paling lama 30 hari sejak tanggal 20 Maret 2021 sampai dengan tanggal 18 April 2021. Dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran Covid-19,” kata WH, sapaan akrab Wahidin. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp