DaerahKesehatanPemprov Banten
Trending

Update Sebaran Covid-19: Kabupaten Serang Kembali ke Zona Oranye, Zona Kuning Kini Milik Kabupaten Tangerang

SERANG, BANTEN RAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten merilis sebaran Covid-19 di Banten per Selasa (16/2/2021). Kabupaten Tangerang kini berada di zona kuning dari sebelumnya di zona oranye. Menjadikannya sebagai satu-satunya daerah di Banten yang berada di zona warna tersebut.

Berdasarkan data yamg dirilis Dinkes Banten, kondisi sebaliknya dialami Kabupaten Serang. Jika pada hari sebelummya berada di zona kuning kini malah kembali ke zona oranye. Sementara untuk enam daerah lainnya seluruhnya masih berada di zona oranye. 

Untuk kasus konfirmasi sendiri di Banten pada periode yang sama Tercatat sebanyak 32.830. Total kasus konfirmasi itu bertambah 263 dibanding hari sebelumnya. Adapun rinciannya terdiri atas 3.284 masih dirawat, 28.634 sembuh dan 912 meninggal.

Sementara untuk jumlah kasus per daerah terdiri atas Kota Tangerang dengan 6.323 sembuh, 329 masih dirawat dan 135 meninggal. Kota Tangsel 6.083 sembuh, 416 masih dirawat dan 300 meninggal. Kabupaten Tangerang 6.778 sembuh, 461 masih dirawat dan 170 meninggal. Kabupaten Lebak 1.245 sembuh, 658 masih dirawat dan 41 meninggal.

Kota Cilegon 3.528 sembuh, 301 masih dirawat dan 130 meninggal. Kota Serang 1.196 sembuh, 493 masih dirawat dan 44 meninggal. Kabupaten Serang 2.252 sembuh, 392 masih dirawat dan 69 meninggal. Terakhir di Kabupaten Pandeglang 1.229 sembuh, 234 masih dirawat dan 23 meninggal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, meski Banten telah keluar dari zona merah atau dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19 namun kasus baru yang timbul per harinya masih tinggi. Rata-rata kasus konfirmasi baru harian masih di atas 200.

“Jadi, imbauanya Pemprov Banten kalau kita lihat peta itu kan memang sudah zona oranye, zona kuning. Tetapi sesungguhnya Covid-19 ini masih ada, masih banyak, sehari kita masih di atas 200 kasusnya,” ujarnya.

Ia mengimbau, penerapan protokol kesehatan selalu dijaga. Sekarang tidak lagi hanya 3M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Kini sudah menjadi 5M dengan tambahan menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas.

“Jadi sekarang bukan lagi 3M tapi 5M,” pungkasnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp