DaerahPemprov Banten
Trending

Wagub Andika Lapor ke Pusat, Banten Laksanakan Penyekatan Mudik dan Perpanjang Lagi PPKM Mikro

SERANG, BANTEN RAYA- Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy melaporkan tentang pelaksanaan operasi penyekatan mudik Lebaran 2021 di wilayah Provinsi Banten.

Laporan disampaikan dalam rapat evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dan kebijakan peniadan mudik Lebaran 1442 Hijriah.

Rapat evaluasi diselenggarakan Kementerian Koordinator Perekonomian secara virtual, Sabtu (8/5/2021). Dalam rapat yang dipimpin Menko Ekonomi Airlangga Hartanto itu Andika juga melaporkan Pemprov Banten telah kembali memperpanjang PPKM mikro.   

“Terkait pelarangan mudik, Pemerintah Provinsi Banten bersama Polda Banten, Polda Metro Jaya 4 Korem 064/ Maulana Yusuf dan Korem 052 Wijayakrama melakukan penyekatan larangan mudik tahun 2021,” kata Andika melalui keterangan tertulis yang diterima Banten Raya, Sabtu (8/5/2021). 

Penyekatan mudik tersebut, kata Andika, dilakukan terutama di wilayah perbatasan seperti Curug Bitung, Cipanas, Cilograng, Cikupa dan Merak. Adapun 19 titik penyekatan larangan mudik diantaranya di Pintu Tol Cikupa dan Pintu Tol Merak. 

BACA JUGA: Dermaga Merak dan Seluruh Terminal di Banten Bakal Ditutup, Masih Mau Mudik?

Penyekatan juga dilakukan di jalan arteri meliputi Gerbang Citra Raya, Pasar Kemis, Kronjo, Tigaraksa, Jayanti, Solear (Kabupaten Tangerang), Simpang Asem (Cikande), dan di Simpang Pusri (Kota Serang). 

“Penyekatan di jalan arteri berikutnya dilakukan di Gayam (Kab. Pandeglang), Gerem (Kota Cilegon), Gerbang Pelabuhan Merak (Kota Cilegon), Pelabuhan BBJ Bojonegara (Kab. Serang), Jasinga (Batas Bogor) dan di Cilograng (Batas Sukabumi),” paparnya.

Terkait perpanjangan PPKM Mikro, mantan anggota DPR RI itu mengungkapkan, Gubernur Banten Wahidin Halim telah kembali memperpanjang status PPKM Mikro sejak  tanggal 4 -17 Mei 2021. Hal itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 Di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19. 

Lebih lanjut dipaparkan Andika, dalam kebijakan itu, gubernur menekankan pentingnya pencegahan peningkatan penularan Covid-19 selama Bulan Suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021 mesehi. 

BACA JUGA: Larangan Mudik Berlaku! Puluhan Kendaraan Menuju Pelabuhan Merak Dipaksa Putar Balik

“Karenanya perlu dilakukan kegiatan pemantauan, pengendalian dan evaluasi serta tindakan-tindakan yang harus dilaksanakan guna pencegahan tersebut,” ungkapnya.

Kata Andika, Instruksi Gubernur tersebut meminta bupati/walikota untuk melakukan sosialisasi peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah kepada warga masyarakat dan perantau yang berada di wilayahnya.

“Serta apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya (*/dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp