DaerahEkonomi & Bisnis
Trending

April, Bank Banten Lepas Status Pengawasan Khusus

SERANG, BANTEN RAYA- PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten menargetkan sudah bisa menanggalkan status sebagai bank dalam pengawasan khusus (BDPK) pada awal April mendatang. Sebab, saat ini bank plat merah itu telah memenuhi seluruh syarat yang diminta oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin mengatakan, pihaknya bersama Gubernur Banten fokus untuk membuat Bank Banten bangkit. Untuk hal itu pihaknya telah menyusun sejumlah program kerja dan strategi jangka pendek, menengah dan panjang.

“Bersepakat untuk segera melakukan perbaikan secara menyeluruh,” ujarnya di sela-sela rapat kerja terbatas wilayah Banten tahun 2021, di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Minggu (28/3/2021).

Mantan Direktur Utama Bank Kalimantan Selatan itu menuturkan, untuk jangka pendek ini pihaknya akan menyerahkan proposal untuk pencabutan status BDPK kepada OJK pada akhir Maret ini. Dengan demikian, pada awal April nanti eks Bank Pundi itu diproyeksi sudah bisa menyandang status baru sebagai bank yang sehat.

“Sedang mempersiapkan proposal untuk melepaskan diri dari BDPK. Kemudian harapan kami di awal April kami sudah kembali normal (dinyatakan sebagai bank sehat). Tentunya kami sudah mempersiapkan beberapa strategi yang membuat Bank Banten bisa kembali normal,” katanya. 

Ia meyakini, proposal yang diajukannya ke OJK akan disetujui. Sebab, seluruh hal yang diminta lembaga pengawasan sektor jasa keuangan itu telah dipenuhi. Salah satunya adalah memperbaiki dan menjaga likuiditas Bank Banten. Setelah Bank Banten dinyatakan sehat maka tak lama setelahnya pihaknya diharapkan sudah bisa kembali mengelola rekening kas umum daerah (RKUD) Pemprov Banten.

“Terus berupaya melakukan pengembangan ekspansi bisnis yang terukur, yang bisa membuat bank kembali fit. Harapan kami di awal April mudah-mudahan bisa kembali normal lagi. Kami bisa terus mengajak lagi para investor untuk bersama-sama mengembangkan Bank Banten ini,” tuturnya. 

Lebih lanjut diungkapkan Agus, terkait RKUD pihaknya telah bertemu dengan Direktur Utama Bank Jawa Barat dan Banten (bjb) Yuddy Renaldi, belum lama ini. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak bersepakat untuk saling mendukung satu sama lain.

“Sebetulnya dirut bjb sudah ketemu saya. Pak Yuddy sudah bilang bahwa nanti kita bisa melakukan sinergi,” tuturnya. (dewa)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp