DaerahEkonomi & Bisnis
Trending

Arab Saudi Tutup Akses, Travel Perjalanan Umrah Banten Merugi

SERANG, BANTEN RAYA – Penutupan akses bagi jemaah umrah asal Indonesia dan sejumlah negara lainnya membuat travel penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) di Banten terdampak. Mereka terpaksa menelan kerugian lantaran calon jemaah yang batal berangkat ke Tanah Suci. 

Direktur salah satu travel PPIU di Banten Uswatun Hasanah mengatakan, kebijakan yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi menutup akses jemaah umrah asal Indonesia jelas sangat berdampak padanya. Dari jadwalnya, seharusnya jemaah umrah yang menggunakam jasanya akan berangkat pada 10 Februari mendatang.

“Tentunya sangat berdampak. Dimana segala sesuatunya sudah di-prepare (disiapkan-red). Jadi harus berlapang dada dan kesabaran lagi,” ujarnya dihubungi melalui aplikasi whatsapp messenger, Minggu (7/2/2021).

Ia mengungkapkan, adapun jumlah jemaah umrah di travelnya yang batal berangkat mencapai 95 orang. Ia tak membantah, penutupan akses umrah telah berdampak terhadap materiel dan imateriel. Meski demikian, Hasanah enggan membuka berapa kerugian yang dialaminya.

“Tidak ada yang bisa dilakukan untuk saat ini sebagai travel PPIU,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelanggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Banten Machdum Bachtiar membenarkan, jika pintu umrah untuk jemaah asal Indonesia ditutup sementara bersama 19 negara lainnya. Hal itu dilakukan lantaran kasus penyebaran Covid-19 dinilai masih tinggi. Sementara untuk calon peserta umrah yang gagal berangkat, ia mengaku tak mengetahuinya secara rinci.

“Benar (ditutup sementara) sejak Februari sampai dengan 15 Mei. (Yang gagal berangkat) angka persisnya saya kurang tahu,” ujar mantan Kepala Kemenag Kabupaten Serang ini. (dewa) 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp