DaerahEkonomi & BisnisPemprov Banten
Trending

Bank Banten Raih Penghargaan Manajemen Risiko Perusahaan

SERANG, BANTEN RAYA – PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten), melakukan pencanangan atau kick off transformasi budaya perusahaan, Jumat (9/4/2021). Pada kesempatan yang sama, Bank Banten juga meraih penghargaan manajemen risiko perusahaan dari Economic Review.

Penghargaan Indonesia Enterprises Risk Management (ERM) Award-IV Tahun 2021 dari itu di peroleh untuk kategori bank pembangunan daerah (BPD). Penghargaan secara simbolis diterima oleh Chandra Dwipayana selaku sekretaris perusahaan yang mewakili direksi Bank Banten.

Penghargaan tersebut tak lepas dari implementasi dan dukungan perseroan dalam menerapkan dan menciptakan serta melindungi nilai perusahaan melalui konsep ERM.

Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin menegaskan, Bank Banten terus membangun kompetensi sumber daya insani yang didukung dengan nilai-nilai perusahaan. Memastikan bahwa organisasi memiliki kapabilitas yang dinamis dalam menghadapi seluruh tantangan. 

Tak lupa seraya menangkap peluang untuk tumbuh secara berkesinambungan. Pendekatan berbasis sumber daya akan menyediakan kerangka kerja yang dapat membantu perusahaan menentukan prioritas manajemen risiko.

“Tentunya Penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami, untuk terus tumbuh dan berkembang. Menjawab kepercayaan segenap pemangku kepentingan melalui konsep ERM,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Banten Raya, Sabtu (10/4/2021).

Sementara itu, untuk kegiatan kick off transformasi budaya di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut diikuti para direksi beserta segenap jajaran Bank Banten se-Indonesia yang terhubung secara daring.

Diungkapkan Agus, kick off transformasi budaya perusahaan merupakan salah satu inisiatif strategi penguatan internal dan implementasi budaya perusahaan dalam rangka meningkatkan kualitas penerapan budaya.

“Dalam kegiatan ini disampaikan rangkaian asesmen dan rancang bangun penyusunan budaya perusahaan terkini. Harapan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas modal insani melalui intensifikasi penyempurnaan pola pikir dan pola tindak dalam budaya perusahaan. Sekaligus reposisi organisasi dalam mencapai visi, misi serta strategi perusahaan,” katanya.

Mantan Direktur Bank Kalimantan Selatan itu menuturkan, melalui transformasi budaya diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan dan pola kerja yang inovatif. Mampu meningkatkan efisiensi dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada pelanggan. 

“Hal ini tentunya akan mendorong performa perseroan sekaligus meningkatkan kepercayaan dan meraih kejayaan selaras dengan tagline perusahaan rebuild the trust, reach the glory,” tuturnya. (*/dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp