DaerahEkonomi & BisnisPemprov Banten
Trending

Banten Diklaim Kelebihan 12.116 Ton Padi, Tapi Kebanyakan Dibawa Keluar Daerah

SERANG, BANTEN RAYA – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten mencatat produksi padi Banten pada 2020 mencapai 2.148.874 ton. Angka itu lebih tinggi dari kebutuhan padi di provinsi paling barat di Pulau Jawa tersebut sehingga terjadi surplus sebanyak 12.116 ton. 

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, Berdasarkan informasi yang dihimpun penguatan data pangan strategis (PDPS) Kementerian Pertanian (Kementan), produk padi Banten pada 2020 mencapai 2.148.874 ton. Jumlah itu lebih tinggi 4.571 ton dibanding tahun sebelumnya.

“Angka ini juga tentunya di 2020 masih menyisakan atau kami sebut surplus pada angka 12.116 ton,” ujarnya, belum lama ini.

Ia menuturkan, adapun yang kini menjadi persoalan adalah 60 persen padi itu justru dibawa keluar Banten.

Terkait hal itu kata dia, kata dia, pihaknya telah mencanangkan sejumlah strategi agar rantai distribusi padi tidak keluar ke Banten. Salah satunya adalah mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Agrobisnis Banten Mandiri. Perusahaan plat merah diharapkan bisa melakukan kemitraan dengan para petani di Banten.  

“Kami ingin nilai lebih produksi ini ada di Banten. Jangan di sana tapi ingin di sini. Di sini inilah yang dikatakan Pak Gubernur melalui peranan BUMD PT Agrobisnis Banten Mandiri agar mampu menangkap peluang ini,” ungkapnya. 

Lebih lanjut dipaparkan Agus, adapun upaya selanjutnya adalah dengan membangun fasilitas mumpuni di Banten. 

“Membangun rice milling atau penggilingan padi kapasitas per jam itu sampai 6 ton. Sudah kami siapkan lahannya, DED (detail engineering design)-nya. Tahun depan fisik akan dibangun,” tuturnya. 

Agus optimistis, bidang pertanian di Banten bisa tumbuh dengan pesat. Hal itu berkaca dari berkembangnya sektor pertanian di Banten di saat pandemi Covid-19. 

“Tahun ini target produksi padi di 2,4 juta ton,” ujarnya. (dewa)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp