DaerahEkonomi & Bisnis
Trending

Bantu Percepatan Pemulihan Kelistrikan di NTT, PLN UID Banten Kirimkan Relawan

SERANG, BANTEN RAYA – Dalam upaya mendukung pemulihan kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascabencana banjir bandang, PT PLN (Persero) UID Banten mengirimkan Tim Relawan Kelistrikan.

General Manager PLN UID Banten, Sandika Aflianto, menyampaikan bahwa pengiriman Tim Relawan Kelistrikan ini bertujuan mempercepat pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah terdampak cuaca ekstrem, banjir, dan longsor di Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang.

“Dengan bantuan dari Tim Relawan Kelistrikan ini kami berharap dapat mempercepat pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan pada wilayah terdampak bencana. Rencananya Tim Relawan Kelistrikan ini akan bertugas mulai dari tanggal 16 April sampai dengan 28 April 2021 dan dapat diperpanjang sesuai dengan keadaan di lapangan,” ujar Sandika, Jumat (16/4/2021).

Relawan yang diberangkatkan merupakan gabungan petugas dari beberapa Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang terdiri dari Tim PDKB (Pekerjaan dalam Keadaan Bertegangan) serta Tim Pelayanan Teknik UP3 Cikokol, UP3 Banten Utara dan UP3 Banten Selatan. Tim Relawan ini ditugaskan untuk membantu proses penormalan aset kelistrikan di NTT yang terganggu pasca bencana, khususnya jaringan tegangan menengah (JTM) dan jaringan tegangan rendah-sambungan rumah (JTR-SR).

Sejak dilanda bencana pada 6 April 2021, PLN terus bahu-membahu memulihkan kondisi kelistrikan NTT. Lebih dari 700 personel yang berasal dari seluruh Indonesia telah diterjunkan.

Dalam arahannya, Sandika menyampaikan kepada seluruh anggota tim agar tetap mematuhi SOP K3 dan Protokol Covid-19 saat melakukan pekerjaan sehingga dapat memberikan bantuan pemulihan secara optimal.

“Seluruh tim yang berangkat sudah melewati tes kesehatan, seperti swab antigen dan vaksin pencegahan virus Covid 19. Tentunya petugas juga wajib untuk tetap bekerja sesuai dengan SOP K3 (standar operasional prosedur keselamatan dan kesehatan kerja) serta protokol Covid-19 yang berlaku saat ini,” tutup Sandika. (*/tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp