DaerahEkonomi & BisnisPemprov Banten
Trending

Bayar Pajak Kendaraan Tak Harus ke Loket, Bisa Melalui Minimarket Sampai Agen Keuangan Digital

SERANG, BANTEN RAYA- Bank Banten menyatakan kesiapannya untuk melayani penerimaan pendapatan daerah Pemprov Banten. Salah satunya adalah dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB). Untuk mengoptimalkan pelayanan, Bank Banten menyediakan pilihan cara pembayaran mulai dari dengan mendatangi loket, minimarket hingga melalui agen keuangan digital. 

Demikian terungkap dalam acara penandantanganan kerja sama antara Bank Banten bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Senin (31/5/2021). 

Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin mengatakan, setelah mendapatkan kepercayaan untuk mengelola rekening kas umum daerah (RKUD) Pemprov Banten, pihaknya telah menyiapkan strategi pengembangan usaha. Menciptakan peningkatan perekonomian dengan membangun ekosistem keuangan daerah. 

“Harapannya akan terjadi pengelolan keuangan yang efektif, efisien dan transparan. Hal itu tentu harus melibatkan semua pihak mulai dari pemerintah daerah, perangkat daerah. BLUD sebagai pengguna anggaran, pihak penerima pekerjaan hingga lembaga keuangan daerah sebagai pengelola ekosistem keuangan daerah,” ujarnya. 

Mantan Direktur Utama Bank Kalimantan Selatan itu menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan optimal bagi wajib pajak (WP). Baik melalui kantor UPT, gerai samsat, samsat keliling dan fasilitas elayanan lainnya

“Bank Banten telah siap melayani 12 samsat 45 gerai samsat. Seluruh jaringan ATM, Indomaret, Alfamart, Tokopedia, LinkAja, Fastpay serta aplikasi bebas bayar dalam rangka mendukung program gerakan non tunai atau cashless. Kami juga akan menambah kerja sama dengan agen keuangan digital. Penggunaan Qris jugaakan segera diluncurkan. Ini titik balik untuk melakukan turn around, menjadi pendorong perekonomian di Banten,” katanya. 

BACA JUGA: ASN Pemprov Tak Perlu Repot, Rekening Bank Banten Sudah Otomatis Teraktivasi Ulang Kok

Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari berharap, kerja sama ini akan menjadikan Bapenda bersama Bank Banten dan pihak lainnya semakin solid. 

Pada tahun ini, Pemprov Banten memiliki pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp7,2 triliun. Sementara realisasi PAD tahun lalu berada di angka Rp6,6 triliun atau turun sekitar Rp2,1 triliun dari tahun Rp2019 sebesar Rp8,7 triliun. 

“2021 mudah-mudahan lebih bergairah lagi meski masih berada di tengah pandemi Covid-19,” tururnga. (dewa)

Related Articles

Back to top button