DaerahEkonomi & Bisnis
Trending

BPN Provinsi Banten Bagikan 91 Sertifikat Tanah Milik PLN

SERANG, BANTEN RAYA – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten membagikan sebanyak 91 sertifikat tanah milik PT PLN (Persero). Sertifikat tersebut dibagikan oleh Kanwil BPN Provinsi Banten saat menggelar acara Forum Group Discussion (FGD) pada akhir pekan lalu.

Pembagian sertifikat ini merupakan salah satu dari kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang telah dilakukan BPN Provinsi Banten sejak beberapa tahun terakhir. Sasaran sertifikasi ini adalah hak atas tanah milik masyarakat, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Pemda) maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten, Andi Tenri Abeng, mengatakan, PTSL ini dilakukan dalam rangka memastikan aset negara mendapatkan legalitas berupa sertifikat hak atas tanah.

“Kami ingin menyatukan langkah dalam mengatasi segala permasalahan pensertifikatan aset tanah, khususnya milik PLN di Provinsi Banten,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2020 lalu BPN telah menyerahkan sebanyak 458 sertifikat atas aset PLN yang berada di Provinsi Banten melalui program PTSL.

”Ditambah dengan 91 sertifikat ini sehingga menjadi 549 sertifikat yang telah diberikan ke PLN,” tambah Abeng.

Adapun rincian 91 sertifikat milik PT PLN (Persero) Tbk itu yaitu 23 sertifikat hak atas tanah yang berlokasi di Kabupaten Serang, empat sertifikat di Kota Serang, 10 sertifikat di Kabupaten Pandeglang, 32 sertifikat di Kabupaten Lebak, 21 sertifikat di Kabupaten Tangerang, dan satu sertifikat di Kota Tangerang Selatan.

“Untuk sertifikat hak atas tanah yang diterima oleh masing-masing unit adalah UIT JBB menerima sebanyak 50 sertifikat, UIP JBB 39 sertifikat dan UID Banten dua sertifikat,” tambah Abeng.

General Manager PLN UID Banten, Sandika Aflianto, mengungkapkan bahwa PLN UID Banten mendapatkan dua sertifikat dari BPN. Kedua aset tersebut adalah tanah PLN di Curug (Tangerang Selatan) dan Bojonegara (Kabupaten Serang).

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kinerja BPN yang telah membantu PLN melalui pengamanan aset sertifikat tanah,” ungkap Sandika.

Sandika menerangkan bahwa PT PLN (Persero) juga telah bekerjasama dengan Kementerian ATR/ BPN melalui Memorandum of Understanding yang dilakukan pada 27 November 2019, dengan kesepakatan kerja sama dalam bidang tata ruang dan pertanahan. MoU tersebut telah ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama di level daerah, yaitu antara Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten dengan General Manager PLN UID Banten.

BACA JUGA: Laba Bersih PLN Teraudit Naik 38,6 Persen, Bukti Transformasi Berada pada Jalur yang Tepat

“Adanya sinergitas antara PLN dengan BPN ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam proses sertifikasi aset-aset milik PLN sehingga dapat memperoleh legal standing kepemilikan aset,” lanjut Sandika.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Andi Tenri Abeng, kepada Senior Executive Vice President Manajemen Aset PT PLN (Persero), Paranai Suhasfan, General Manager PLN UID Banten, Sandika Aflianto, General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB), Erwin Ansori, dan General Manager Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), Ratnasari Sjamsuddin. (*/tohir)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp