Ekonomi & Bisnis
Trending

Penjualan 3Second Tembus 75 Persen Selama Ramadan

CILEGON, BANTEN RAYA – Selama Ramadan kemarin penjualan 3Second yang berlokasi di Ruko Mega Cilegon, Blok B2, Simpang Tiga Cilegon tembus hingga 75 persen. Pertumbuhan ini cukup baik meskipun belum mencapai target yang diharapkan.

Kepala Toko 3Second Ruko Cilegon Syarif Hidayatullah mengatakan, penjualan saat Ramadan ini cukup lambat sekali, terutama pada minggu pertama dan kedua bulan Ramadan. Pertumbuhan penjualan minggu pertama dan kedua hanya mencapai 20 persen.

“Untuk penjualan di bulan Ramadan tahun ini dari minggu pertama belum ada kenaikan yang signifikan dari customernya, taruhlah minggu pertama itu kita cuman naik 10 persen, dan minggu kedua itu alhamdulillah ada kenaikan hingga 20 persen, itupun bisa dibilang kenaikannya masih lambat dibandingkan tahun lalu,” kata Syarif kepada Banten Raya, Minggu (16/5).

Ia mengungkap, di awal Ramadan tahun lalu penjualan bisa mencapai 50 persen. Sangat berbanding terbalik dengan tahun ini. Akan tetapi pada minggu ketiga dan keempat Ramadan penjualan mulai terlihat meningkat di kisaran 50 – 75 persen.

“Nah untuk minggu selanjutnya sejak awal Mei sampai akhir Ramadan, Alhamdulillah kenaikannya cukup meningkat dari 20 persen naik hingga 75 persen,” ungkapnya.

Ia mengatakan, turunnya penjualan merupakan salah satu dampak dibukanya toko ritel besar, sehingga masyarakat lebih antusias untuk berbelanja ke tempat-tempat seperti itu. Tidak sepeti tahun kemarin dimana toko ritel ditutup. Meski begitu, 3Second Cilegon tetap optimis menghadapinya.

Di tengah pandemi Covid-19, ia menyiapkan strategi untuk mencegah penyebaran virus seperti membatasi pengunjung yang berbelanja. “Kami menyiapkan strategi, kalau pembeli yang di dalam sudah mencapai batas maksimal, kami akan minta pembeli yang hendak masuk untuk menunggu sebentar,” ucapnya.

Selain itu juga ia mewajibkan setiap pembeli untuk mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum masuk, dan mengenakan masker. Ia juga sudah menyiapkan alat cek suhu untuk mengetahui kondisi tubuh para pembeli sebelum masuk toko.

“Kami perketat protokol kesehatan, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Bahkan di area dalam tokopun kami fasilitasi dengan hand sanitizer,” kata Syarif seraya berharap pandemi cepat berlalu dan tidak berlarut-larut, supaya roda perekonomian bisa berjalan dengan normal kembali. (mg-predy)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp