Ekonomi & Bisnis
Trending

Peternak Ayam Telur di Cilegon Mampu Produksi 540 Kg Telur Per Hari

CILEGON, BANTEN RAYA – Membudidayakan peternakan ayam petelur bukanlah hal yang mudah juga bukanlah hal yang sulit. Dede Rahmat (45) pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat ini sukses setelah melewati lika-liku perjuangan membudidayakan peternakan telur ayam.

Diketahui, Dede Rahmat merintis usaha bersama kakaknya sejak 2013 lalu di Jalan Tegal Bunder, Lingkungan Cilentrang, Kelurahan Tegalbunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Awalnya ia membangun satu kandang dengan memelihara ayam petelur sebanyak 1.500 ekor. Dan seiring berjalannya waktu, saat ini ia memiliki empat kandang dengan total kapasitas lebih dari 11.000 ekor ayam petelur.

“Berawal dari 1.500 ekor, terus merangkak ke 2.500 ekor, terus ke 6.000 ekor dan sampai sekarang ada empat kandang dengan jumlah total lebih dari 11.000 ekor ayam,” kata Rahmat kepada Banten Raya, kemarin.

Ia melanjutkan, ada empat kandang yang tersedia, dan setiap kandangnya berisi ayam dengan usia yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan agar memudahkan pengelolanya dalam menentukan persentasi pakan yang diberikan kepada ayam serta menghitung persentasi telur yang didapat setiap harinya.

“Setiap kandang berisi sekitar 3.000 ekor ayam dengan umur yang berbeda-beda. Nah, karena umur ayam berbeda-beda kita tidak bisa menyamaratakan persentase pakannya. Semuanya ada hitungannya, supaya telur yang dihasilkan memiliki bobot berat yang sempurna,” tuturnya.

Ia mengungkap, ayam sudah bisa bertelur saat menginjak usia 18 minggu atau 126 hari. Setiap hari setelah memasuki umur 18 minggu, ayam sudah memiliki potensi besar untuk mengeluarkan satu butih telur secara rutin. Namun tidak semua ayam dapat mengeluarkan telur setiap harinya.

“Setiap ayam berpotensi mengeluarkan satu telur setiap harinya. Tapi juga tidak mungkin semuanya mengeluarkan telur, makanya ada persentasi. Tapi kalau puncak bertelur (panen raya-Red) mencapai 90-92 persen, itu puncaknya. Ya itupun durasinya kurang lebih 10-12 minggu,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, ukuran 11.000 ekor ayam dalam satu hari bisa menghabiskan pakan hingga 130 kilogram. Dan mampu menghasilkan 36 peti atau sekitar 540 kilogram telur setiap harinya.

Ia menambahkan, ayam petelur rentan sekali terkena virus karena tempat tinggalnya berdekatan dengan kotorannya. Untuk menghindari hal tersebut, ia memberitahukan kalau jarak ayam dengan kotoran minimal 2 meter. Selain itu, ayam petelur tidak bisa lama-lama melihat orang asing karena akan berakibat stres pada ayam. (predy)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp