Ekonomi & Bisnis
Trending

PPnBM Nol Persen Pukul Bisnis Mobil Bekas di Banten

CILEGON, BANTEN RAYA – Kebijakan pemberlakuan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen untuk penjualan mobil dipastikan memukul bisnis jual beli mobil bekas.

Hifdi, Marketing Fargasa Mobilindo, salah satu bursa penjualan mobil bekas di kawasan Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon mengatakan, dengan adanya PPnBM nol persen, pembeli akan lebih memilih mobil baru dibandingkan dengan mobil bekas.
“Kurang setuju dengan diterapkannya PPnBM, karena imbasnya kemana-mana,” kata Hifdi, Rabu (17/2).

Fargasa Mobilindo sampai saat ini bisa menjual hingga 12 unit mobil bekas per bulan dimana konsumen lebih banyak memilih jenis mobil keluarga.

Sedangkan Head Marketing Adwa Mobil Silmi Karim mengatakan, PPnBM nol persen tidak boleh diterapkan dalam jangka panjang. Ia setuju dengan langkah penerapan yang hanya tiga bulan. “Efek positifnya masyarakat menengah ke bawah itu kan bisa beli mobil. Nah (seperti) keluarga kecil yang ekonominya menengah kan bisa beli mobil baru,” kata Silmi.

Namun di sisi lain ia juga tak menafikan efek negatifnya. Ketika PPnBM nol persen itu dilaksanakan, harga mobil bekas akan jatuh dan kehilangan pasar.

Sama seperti Fargasa Mobilindo, transaksi jual beli mobil bekas di dealer Adwa Mobil masih relatif stabil dengan pangsa pasar empat sampai lima mobil per bulan. Harga yang ditawarkan variatif tergantung kondisi mobil dari rentang Rp80 juta sampai 150 juta. Begitupun mobil yang ditawarkan bermacam-macam merek mulai dari Agya, Avanza, Mobilio, hingga Honda Jazz. (mg-predy)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp