DaerahEkonomi & BisnisPemprov Banten
Trending

PT Jamkrida Banten Cetak Laba Rp8,6 Miliar di 2020

SERANG, BANTEN RAYA – PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) di Ruman Dinas Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (7/4/2021). Dalam laporannya, pada 2020 perusahaan plat merah itu mampu mencetak laba senilai Rp8,6 miliar.

Direktur Utama PT Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman mengatakan, saat ini modal yang dimiliki PT Jamkrida Banten mencapai Rp56,5 miliar. 

“Laporan Keuangan PT Jamkrida Banten berdasarkan pemeriksaan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tri Bowo Yulianti mendapatkan opini wajar,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, adapun laba kumulatif PT Jamkrida Banten tahun 2020 mencapai sebesar Rp8,6 miliar. Sedangkan penilaian kesehatan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah sangat sehat.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengaku optimistis PT Jamkrida Banten akan semakin terus berkembang lebih dari sekarang. 

“Dari awal saya percaya ke pengelolaan PT Jamkrida Banten. Laporan PT Jamkrida Banten cukup dipercaya,” ujar pria yang akrab disapa WH ini.

Mantan Walikota Tangerang itu ingatkan jajaran manajemen PT Jamkrida Banten untuk tetap berhati-hati dalam mengelola perusahaan. Pasalnya, meski telah selamat dari tahun pertama pandemi Covid-19 namun perspektif perekonomian ke depan masih terjadi kontraksi ekonomi. 

“Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksi terkontraksi minus 6. Sedangkan kita (Banten-red) diproyeksi terkontraksi minus 3. Makanya, PT Jamkrida Banten harus hati-hati dalam mengelola keuangan,” tuturnya.

Ditegaskan WH, pihaknya percaya sepenuhnya terhadap manajemen lembaga keuangan dan meminimalisasi intervensi terhadap lembaga keuangan agar tumbuh baik.  

“Kalau baik ya kita tambah penyertaan modal. Yang penting harus sabar,” ungkapnya.

Seperti diketahui, sebagai perusahaan penjaminan kredit, PT Jamkrida Banten memikul amanah untuk membantu dunia usaha, khususnya Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) di Provinsi Banten. Utamanya dalam meningkatkan akses pada sumber-sumber pembiayaan bank dan institusi keuangan non-bank. Hal itu tidak terlepas dari peran KUMKM terhadap perekonomian di tingkat nasional maupun di Provinsi Banten. (*/dewa)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp