DaerahEkonomi & BisnisWisata & Kuliner
Trending

Terdampak Pandemi Covid-19, Tujuh Hotel di Banten Bakal Dijual

SERANG, BANTEN RAYA – Sebanyak tujuh hotel di Provinsi Banten dikabarkan bakal dijual oleh pemiliknya. Hal itu dilakukan pihak hotel dilakukan karena diduga terdampak pandemi Covid-19. 

Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten Ashok Kumar mengatakan, pandemi Covid-19 cukup berdampak terhadap pengusaha hotel di Provinsi Banten. 

“Ada sekitar tujuh hotel yang mau dijual di Banten, tapi saya menyarankan kepada pemiliknya agar menahan dan tidak menjualnya. Karena, kalau dijual harganya pasti murah,” kata Ashok kepada Banten Raya, Sabtu (6/2/2021). 

Selain ada hotel yang akan dijual, ada beberapa hotel juga pembangunannya mangkrak karena kekurangan biaya. 

“Saat ini perbankkan tidak mau membiayai pembangunan hotel. Untuk hotel yang mau dijual dan mangkrak kami belum bisa menyebutkan nama-namanya,” ujarnya. 

Meskipun ada beberapa hotel yang akan dijual dan mangkrak pembangunannya, Ashok mengungkapkan, di Banten khususnya justru ada beberapa hotel baru bermunculan. 

“Benar hotel-hotel terdampak pandemi Covid-19 tapi ternyata hotel baru bermunculan pada saat pandemi. Seperti misal Hotel Aston dan Swiss-Belexpress di Cilegon,” tuturnya. 

Kemudian, di Kota Serang juga berdiri hotel baru yakni, Hotel Devisa. “Kebetulan Hotel Devisa saya sendiri komisarisnya. Jadi kita bersyukur ternyata dampak pandemi di Banten tidak separah di Bali, pariwisata kita masih lumayan ramai,” katanya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp