Hukum & Kriminal
Trending

15 Tahun Hilangkan Jejak dengan Operasi Plastik, Buron Kasus Pembalakan Liar Berhasil Ditangkap

JAKARTA, BANTEN RAYA – Setelah 15 tahun hilang jejak, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat berhasil mengamankan buronan atas nama Prasetyo Gow (60), Kamis (22/4/2021). Yang bersangkutan merupakan terpidana tindak pidana memiliki hasil hutan tanpa surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH) atau pembalakan liar yng ditangkap di Jakarta.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Leonardo Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, terpidana Prasetyo Gow asal warga Pontianak yang bertempat tinggal Kompleks Fajar Permai Nomor C6 Bansir Darat Pontianak akhirnya ditangkap setelah belasan tahun menjadi buronan kejaksaan.

“Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2370 K/PID/2005 Tanggal 28 Juli 2006, Terpidana Prasetyo Gow dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana mengangkat atau memiliki hasil hutan tanpa SKSHH,” kata Kapuspenkum melalui rilis yang diterima Banten Raya, Jumat (23/4/2021) dini hari.

Leonardo menjelaskan, Prasetyo Gow dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun penjara serta dihukum membayar denda sebesar Rp200 juta subsidiair 5 bulan kurungan.

“Prasetyo Gow berhasil kita amankan diamankan di The Royal Spring Hill Residence, Jalan Benyamin Suaeb, Pademangan Timur, Kemayoran di Jakarta Utara,” jelasnya.

Baca juga 

Diduga Depresi Terdampak Covid-19, Sopir Truk Bunuh Tetangga

Lebih lanjut, Leonardo mengungkapkan selama 15 tahun kejaksaan sulit melacak keberadaannya. Sebab pengusaha kayu itu telah mengubah bentuk wajah pada hidung dan rahang dengan cara operasi plastik di Jakarta.

“Dia juga menggunakan nomor telepon luar negeri (Singapura) untuk menghilangkan jejak,” ungkapnya.

Dia menegaskan, Prasetyo Gow selanjutnya dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, menunggu Tim Jaksa Eksekutor Kejati Kalimantan Barat.

“Melalui program Tabur Kejaksaan, kami mengimbau kepada seluruh daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” tegasnya. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp