Hukum & Kriminal
Trending

Bejat! Gadis Difabel di Pandeglang Dicabuli Ayah dan Dua Saudaranya

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Seorang perempuan berkebutuhan khusus sebut saja Gadis (16), warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang menjadi korban pencabulan tiga pria yakni SK (35), UK (30) dan JM (51). Para Pelaku kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Pandeglang dan korban ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pencabulan tersebut sudah pernah dialami korban pada usia 14 tahun. Pelakunya adalah Jm, warga Kecamatan Bojong yang tiada lain ayah kandung korban. Pelaku kemudian diusir warga, namun kembali lagi ke desa dan kembali melakukan pencabulan belum lama ini. Dalam melakukan aksi bejatnya yang kedua, Jm tidak sendirian tapi bersama SK dan UK yang diketahui masih memiliki ikatan saudara dengan korban.

Kepala Desa setempat Hendra Wahyudi menyatakan, korban dua kali mengalami pencabulan oleh JM. Tahun 2014 juga pernah terjadi. Sekarang kejadian lagi dan yang melakukannya ada tiga termasuk Jm. Waktu pertama melakukan (pencabulan-red) Jm sudah diusir tapi ternyata balik lagi ke desa, kata Kades.

Kapolsek Bojong AKP Sukarman membenarkan pihaknya mengamkan tiga pria pelaku pencabulan. Saat ini, kata Kapolsek, para tersangka tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Pandeglang. “Pelakunya sudah kita amankan. Kasusnya sudah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres. Untuk lebih detailnya silahkan ke Unit PPA,” kata Sukarman, Senin (17/5/21).

Dikatakannya, ketiga pelaku cabul ditangkap di rumahnya masing-masing pada Minggu (16/5/21) kemarin. Penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari keluarga dan warga setempat. “Mereka diamankan di rumahnya,” ujarnya. Akibat perbuatannya, ketiga pelaku diancam Pasal 81 jo 76D dan atau Pasal 82 jo 76E UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit PPA Polres Pandeglang Ipda Akbar membenarkan, kasus dugaan pencabulan terhadap gadis di bawah umur dalam tahap pemeriksaan. “Masih dalam pemeriksaan dulu,” kata Akbar, dihubungi melalui pesan WhatsApp. (yanadi/muhaemin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp