DaerahHukum & KriminalPemprov Banten
Trending

Kejati Tahan 3 Tersangka Kasus Pengadaan Masker di Dinkes Banten

SERANG, BANTEN RAYA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menahan tiga tersangka kasus penggunaan dana belanja tak terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19 tahun anggaran 2020, untuk pengadaan 15 ribu masker senilai Rp3,3 miliar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, dengan dugaan kerugian negara Rp1,6 miliar.

Ketiga tersangka yaitu Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Kefarmasian Dinkes Banten Lia Susanti selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan, dan dua orang dari pihak swasta atau PT RAM Agus Suryadinata serta Wahyudin Firdaus.

Kajati Banten Asep Nana Mulyana mengatakan penyidik melakukan upaya paksa penahanan tiga tersangka, dalam kasus pengadaan 15 ribu masker KN95 01 V+ di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

“Kita lakukan penahanan paksa penahanan ketiga tersangka berinisial WF, AS selaku pihak swasta, dan LS selaku PPTK di Dinkes,” katanya kepada awak media usai penahanan tersangka yang dibawa ke Rutan Pandeglang, Kamis (27/5/2021).

Asep mengungkapkan pengadaan ribuan masker tersebut bersumber dari dana belanja tak terduga penanganan Covid 19 tahun 2020, dengan nilai Rp3,3 miliar. Dengan temuan kerugian negara Rp 1,680 miliar.

“Jadi hasil temuan temuan penyidik, setelah pemeriksaan secara mendalam dengan mendengar saksi-saksi dan alat bukti lain. Tim penyidik penyimpulkan adanya dugaan kerugian negara sebesar 1,6 miliar dari nilai Rp3,3 miliar,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kejati Usut Pengadaan 15 Ribu Masker di Dinkes Banten

Asep menjelaskan dari hasil penyelidikan yang dilakukannya, ketiganya, diduga terlah terjadi perubahan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari Rp70 ribu menjadi Rp220 ribu.

“Modus mereka bersepakat, dalam artian pertama perubahan dari RAB yang sebelumnya tidak seharga itu. Tapi atas permohonan dari penyedia barang kemudian dirubah RAB itu, sehingga kemahalan harga yang cukup signifikan,” jelasnya. (darjat)

Related Articles

Back to top button