DaerahHukum & Kriminal
Trending

Mantap! Tilang Elektronik Bisa Deteksi Kendaran Hasil Curian

SERANG, BANTEN RAYA- Penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) di Kota Serang akan dimulai pada 1 April 2021. Selain dapat menindak pelanggaran lalu lintas, kamera ETLE juga bisa mendeteksi nomor polisi kendaraan yang jadi korban pencurian kendaraan bermotor.

Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Banten AKBP Hamdani mengatakan, kelebihan kamera ETLE dibandingkan dengan CCTV biasa yaitu ETLE memilki kemampuan atau teknologi automatic number plate recognition (ANPR) yang dapat mengidentifikasi dari nomor kendaraan atau plat nomor.

“Dengan adanya teknologi ini, tindakan kriminal seperti curanmor nanti kita cepat diketahui,” katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Hamdani, kepolisian yang bertugas memantau ETLE akan berkomunikasi dengan anggota kepolisian yang berada di lapangan, untuk segera menghentikan kendaraan yang diduga korban curanmor.

“Petugas di ruangan akan memberitahukan informasi terkait kendaraan hasil curian kepada petugas yang berada di lapangan menggunakan HT (handy talky). Nanti kita tinggal panggil petugas kita untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Selain itu, Hamdani mengungkapkan kepolisian juga masih bisa melakukan tilang manual. Untuk itu pengendara diminta agar selalu taat berlalu lintas. “Tilang manual tetap kita lakukan. Sebelum semuanya menerapkan ETLE,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo mengatakan ETLE tahap satu pada 1 April 2021, hanya ada tiga titik di Kota Serang, yaitu di simpang Ciceri, simpang Pisang Mas, dan simpang Sumur Pecung. “Setiap pelanggar lalu lintas akan diberlakukan penindakan tegas mulai 1 April mendatang,” katanya.

Rudy menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan uji coba, dan sosialisasi kepada masyarakat di Kota Serang sejak awal Maret 2021. Satu bulan pengenalan kepada masyarakat dianggap cukup.

“Anggota Lantas Polda akan mengawasi pengendara melalui layar monitor dari ruangan RTMC Polda Banten mulai dari pukul 07.00 pagi hingga pukul 18.00 sore,” jelasnya.

Rudy mengungkapkan, ada hal baru dalam penindakan pelanggar lalu lintas melalui ETLE ini. Biasanya penindakan pelanggar lalu hanya dilakukan satu kali, namun melalui tilang elektronik pengendara bisa mendapatkan penindakan lebih dari satu kali dalam sehari.

“Bisa lebih dari sekali terkena e-tilang dalam sehari, jika si pengendara termonitor kembali melakukan pelanggaran di sepanjang jalur yang ada ETLE-nya,” ungkapnya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp