DaerahHukum & KriminalOpini
Trending

Mengurai Hoax Terhadap FSPP dan Dana Hibah Pesantren

Analisis Jejak Digital Flyer Hoax Terhadap FSPP

Pengantar

Dunia pesantren di Banten dibuat gaduh dengan beredarnya flyer hoax. Fenomena ini menunjukan bahwa di era post truth lembaga pesantren turut menjadi korban atas rangkaian kebohongan yang coba dilakukan oleh tangan-tangan jahat dengan mem-framing, labeling organisasi pesantren dengan terma radikal.

Sebagai seorang yang pernah menjadi santri, kami berkepentingan melakukan pembelaan pada para kyai. Sejak akhir Desember hingga kini beredar flyer hoax yang disebarkan tangan-tangan jahat yang tidak bertanggung jawab. Bahkan hingga kini fitnah terhadap FSPP masih berkeliaran di media sosial.

Berbasis informasi awal dan pendalaman fakta serta analisis Digital kami menemukan beberapa fakta tentang beredarnya flyer-flyer jahat yang mendiskreditkan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP). Tulisan ini mencoba mengungkap fakta agar kita bisa lebih rasional melihat realitas di era post truth.

Mengenal FSPP

Berdasarkan informasi yang kami peroleh FSPP Provinsi Banten adalah organisasi pesantren yang ada di Provinsi Banten yang beranggotakan pesantren baik salafi maupun modern. Misi besar FSPP adalah silaturahim dan pemberdayaan pesantren, kami melihat model asosiasi pesantren seperti ini yang mencakup pesantren salafi dan modern baru kami temukan di Banten. Artinya FSPP adalah aset bagi Banten dimana kemajemukan berhasil disatukan. Di samping itu pengurus FSPP terbuka bagi kalangan manapun asalkan Muslim dan berkomitmen pada kemajuan pesantren.

Melihat kegiatan yang dilakukannya yang kami peroleh dari data digital tahun 2020 kami menemukan kegiatan yang dilakukan FSPP adalah mempropaganda budidaya pertanian Porang, gerakan Amal Umat 10.000 paket sembako bagi kiyai, ustaz dan guru ngaji yang bersumber dari dan oleh kiyai untuk kiyai, juga kegiatan sosialisasi vaksinasi bersama Dinkes Banten.

Kegiatan tersebut menggambarkan organisasi ini berkompetensi menjadi wadah bagi pesantren di Banten, tentu aktifitas tersebut selaras dengan program Jokowi terutama dalam hal ketahanan pangan di musim pandemi, apalagi kegiatan pembagian sembako bagi para ustadz yang terdampak pandemi menunjukkan kegiatan sosial yang jauh dari kata radikal yang selama ini diisukan.

Jejak Digital Penyebar Hoax

Terekam dalam jejak digital di facebook sejak akhir desember ada dua akun yang aktif menyebarkan kabar bohong tersebut, salah satu akun dalam pemantauan kami telah dinonaktifkan.

Akun bernama Farhan Gunawan aktif menyebarkan berita bohong yang konten nya berisi hoax. Selain akun Farhan Gunawan akun yang masih aktif adalah akun Rendi Akbar pada 6 Sampai 7 Januari 2021, akun ini aktif menebarkan fitnah lewat postingannya.

Selain itu ada beberapa flyer lainnya beredar di grup-grup media sosial WhatsApp yang sengaja diedarkan oleh tangan-tangan jahat ke grup-grup ormas keagamaan. Tentu tujuannya untuk propaganda citra buruk terhadap FSPP. Anehnya ada narasi yang muncul dalam artikel yang ditulis oleh inisial SM dalam konklusi artikelnya muncul narasi bubarkan FSPP sebuah konklusi dari logika berfikir saudara SM yang salah atau sesat fikir.

Yang terbaru ada video viral seseorang menguraikan berbagai hal komentar diakhir videonya menyatakan untuk membubarkan FSPP. Artinya propaganda flyer hoax pararel sahut menyahut dengan sasaran pencitraan buruk FSPP meski dilakukan oleh orang yang berbeda menunjukkan kerja-kerja sistematis yang terencana oleh otak fitnah terhadap FSPP yang berhasil mempengaruhi pikiran SM ataupun orang yang ada dalam video tersebut.

Rendi Akbar memposting flyer hoax pertama pada tanggal 6 Januari pukul 1:38 PM. Sedangkan pada 7 Januari 2021 dilakukan pada pukul 3:20 PM dan pukul 3:21 PM. Flyer yang di-posting-kan Rendi Akbar pada 3:20 PM di aplikasi media sosial Facebook menyertakan photo KH Mansyur Muhyiddin dan KH Ali Mustafa dengan teks “Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP), Wadah Untuk Membentuk Banten Khilafah”. Dalam flyer tersebut pada gambar KH Mansyur Muhidin disertakan teks “Takbir Hidup Banten Khilafah”

Bila melihat jejak digital yang berhasil kami rekam akun Farhan Gunawan adalah akun yang lebih awal menyebarkan flyer hoax. Dia aktif menyebarkan hoax sejak 26 Desember 2020, namun akun ini kemudian dinonaktifkan olehnya setelah flyer-nya menjadi viral dan berhasil menimbulkan kegaduhan.

Apa yang kami uraikan di atas hanyalah contoh jejak Digital pada awal mula serangan hoax kepada FSPP. Serangan hoax tidak berhenti pada akhir desember 2020 dan awal Januari 2021

FSPP Bersama Polda Banten Pernah Deklarasi Perang Melawan Hoax Kini di serang Hoax

Berdasarkan jejak digital yang diberitakan Fajar Banten pada 26 Maret 2018, FSPP dan Polda Banten bekerja sama melaksanakan istigasah kubro dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban pilkada damai dan perang melawan hoax.

Istigasah kubro dilaksanakan dengan menghadirkan peserta 2.500 orang dihadiri FKPD Provinsi Banten, Kapolda Banten saat itu Brigjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang kini menjabat sebagai Kapolri.

Kapolda Banten saat itu mengatakan “Teknologi sekarang semakin canggih. Media sosial memudahkan kita untuk mengetahui berbagai peristiwa di seluruh dunia dalam waktu yang sangat cepat, akibat buruknya jika medsos itu tidak digunakan dengan baik maka akan sangat meresahkan masyarakat,”

Dalam pemberitaan di fajarbanten.com dituliskan “ia mengungkapkan bahkan negara akan hancur jika berita-berita hoax itu dibiarkan terus. Karena jika berita bohong itu dilakukan secara terus menerus maka masyarakat lambat laun akan menganggap berita itu benar.”

Kesimpulan

(1) Mencermati jejak digital yang ada bahwa perbuatan fitnah dengan flyer hoax terhadap FSPP adalah fitnah yang keji, dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan telah direncanakan sejak Tahun 2020.

(2) Misi FSPP adalah silaturahim dan pemberdayaan berdasarkan data yang kami dapatkan, melihat jejak digital rangkaian kegiatan dan kiprah FSPP menunjukan konsistensinya sebagai wadah organisasi pesantren yang menjaga silaturahim ditunjukan dengan kerjasama bersama Polda Banten melawan Hoax. Uniknya kini FSPP diserang Hoax untuk itu Polda Banten diharapkan dapat menemukan otak penyebar flyer hoax tersebut karena telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

(3) FSPP di Tahun 2020 diawal pandemi ikut serta mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan dengan melaksanakan program Pertanian budidaya Porang yang dilaksanakan di pondok -pondok pesantren baik salafiyah maupun Modern, hal tersebut menunjukan bahwa FSPP konsisten dalam menjalankan misinya terkait pemberdayaan pesantren, jadi tidak logis bila mengaitkan FSPP dengan radikalisme.

(4) Kegiatan Gerakan Amal Umat 10.000 sembako untuk para Ustadz dan kiayi yang terdampak Covid19 serta sosialisasi vaksinasi Covid19 oleh FSPP dan Dinkes Banten menunjukan bahwa FSPP berfokus pada ruang pemberdayaan, silaturahim dan kegiatan sosial untuk warga pesantren, artinya narasi radikalisme di FSPP adalah *Fitnah* pelakunya haruslah segera bertobat dan meminta maaf kepada FSPP.

Wallahua’lam bisshawab.

Referensi :

(1)https://kabarbanten.pikiran-rakyat.com/serang/pr-59629943/fspp-banten-akan-kampanyekan-tanam-porang

(2)https://fajarbanten.com/berantas-hoax-polda-gelar-istighosah/

(3)http://newscom.id/2020/12/29/intani-fspp-banten-peternakan-sapi-dan-pembudidayaan-porang/

(4)https://banpos.co/2020/08/12/pengusaha-dan-fspp-silaturahmi-bahas-peluang-porang/

(5)https://koranbanten.com/sambut-ramadhan-fspp-berbagi-10-000-paket-sembako/

(6)https://www.radarbanten.co.id/gerakan-amal-umat-fspp-tangsel-bagikan-paket-sembako/

(7)https://kabarbanten.pikiran-rakyat.com/cilegon/pr-59626837/gerakan-amal-umat-pelayanan-sosial-ekonomi-berbasis-masjid-dan-pesantren

(8)https://suaraaktual.co/m/read-10330-2020-05-12-fspp-lebak-gagas-gerakan-amal-10000-paket-sembako.html

(9)https://www.kompasiana.com/komentar/lazharfa/5ea7f53ed541df76f276a565/gerakan-amal-umat-bangun-kepedulian-dan-pusat-logistik-covid-19

(10) Gerakan Amal Umat 10.000 Paket Sembako Untuk Ustadz, Kiyai dan Guru Bhaji https://youtu.be/OhF_KdItrI8

(11)https://www.bantennews.co.id/gerakan-bangun-kepedulian-dan-pusat-logistik-covid-19-dari-masjid/

Tulisan kiriman Sekretaris Jenderal FSPP Provinsi Banten Fadlullah

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp