DaerahHukum & Kriminal

Sidak Narkoba di Lapas Kelas IIA Serang, Dapatnya Malah Senjata Tajam

SERANG, BANTEN RAYA – Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang menggelar inspeksi mendadak (sidak) di blok hunian warga binaan Lapas Serang, Senin (11/1/2021) malam. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah senjata tajam (sajam) dan barang terlarang lainnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang Heri Kusrita mengatakan, dalam sidak itu petugas melakukan penggeledahan di 12 kamar narapidana yang berada pada 1 blok hunian. Sebelum penggeledahan kamar, petugas lebih dahulu menggeledah para napi.

“Para warga binaan diperiksa terlebih dulu oleh petugas sebelum para petugas menggeledah kamar mereka seperti kamar mandi, ventilasi, dan kolong kamar,” katanya kepada Banten Raya, Selasa (12/1/2021).

Heri menambahkan, dalam pemeriksaan pencegahaan barang terlarang seperti narkoba, barang elektronik maupun alat komunikasi tersebut, petugas secara ketat melakukan pemeriksaan. “Tidak ditemukan narkoba dan handphone dalam penggeledahan,” tambahnya.

Heri mengungkapkan, meski tidak ditemukan obat-obatan terlarang serta handphone. Namun pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang seperti senjata tajam, korek gas, serta element listrik di dalam kamar napi. 

“Semua barang temuan hasil razia tersebut selanjutnya akan didata dan akan segera dimusnahkan,” ungkapnya.

Heri menambahkan, bahwa kegiatan itu akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Lapas Serang dalam pencegahan peredaran narkoba serta deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.

“Penggeledahan ini akan terus kami lakukan guna menciptakan situasi Lapas Serang aman dari peredaran narkoba dan telpon genggam serta barang berbahaya lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Raja Muhammad Ismael Novadiasyah mengatakan, sidak kamar narapidana itu dilakukan untuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lalas, serta pemberantasan narkoba.

“Dalam kegiatan ini kami melakukan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan tetap sopan kepada warga binaan (guna mencegah ketersinggungan dan terjadi kesalahpahaman),” katanya.

Untuk warga binaan, pihaknya memberitahukan akan memberikan tindakan tegas kepada warga binaan yang membawa barang terlarang dan yang kedapatan akan diberikan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Selama menjalani masa hukuman, para narapidana dilarang keras membawa dan menggunakan telepon seluler di dalam ruangan tahanan, dilarang membawa senjata tajam, serta peralatan elektronik dalam bentuk apapun. Jika petugas menemukan barang tersebut akan disita dan dikenakan sanksi,” tegasnya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: