Nasional
Trending

Doa Menyambut Ramadan Sesuai Sunah Rasulullah SAW

SERANG – Kehadiran bulan Ramadhan selalu dinanti-nanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Pasalnya di bulan yang penuh berkah tersebut, pahala ibadah akan dilipatgandakan, setan-setan dibelenggu, pintu surga dibuka seluas-luasnya, dan pintu neraka ditutup rapat-rapat. 

Seperti dilansir kumparan.com, keutamaan Ramadhan ini termaktub dalam hadits Rasulullah SAW.

“Dari Abu Hurairah ra ia berkata, “Rasulullah saw memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya tentang kedatangan bulan Ramadhan seraya beliau berkata, ‘Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa di dalamnya. Di bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan seribu bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad).

Sebagai wujud syukur akan datangnya bulan yang istimewa ini, umat Muslim dianjurkan untuk berdoa. Berikut ini adalah doa menyambut Ramadhan sesuai sunnah yang dikutip dari Buku Saku Sukses Ibadah Ramadhan yang disusun Ust. Ma’ruf Khozin (2017) dan buku Misteri Bulan Ramadhan oleh Yusuf Burhanudin:

Dari Abu Ja’far Muhammad bin Ali, ia berkata: “Jika bertemu dengan bulan Ramadhan Rasulullah SAW memanjatkan doa berikut:

 

اَللّٰهُـمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْاِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْاِسْلَامِ وَالْعَافِيَةِ الْمُجَلَّلَةِ وَدِفَاعِ الْأَسْقَامِ وَالْعَوْنِ عَلَى الصَّلَاةِ وَالصِّيَامِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ

 

“Ya Allah, pertemukan bulan ini dengan kami dalam keadaan aman, iman, keselamatan, Islam, sehat yang prima, kebal dari penyakit, dan pertolongan untuk shalat, puasa dan membaca Al-Qur’an” (al-Hafidz Ibnu Asakir, Tarikh Dimasyqa 51/186).

Selain doa di atas, Anda juga dapat membaca doa berikut ini:

Doa Menyambut Ramadhan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW (2)

Doa Ramadhan.

Allaahumma sallimnii li ramadhaana wa sallim ramadhaana lii wa sallimhu miniii mutaqabbalan.

Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah aku untuk menghadapi Ramadhan, selamatkanlah Ramadhan itu untukku, dan selamatkanlah Ramadhan itu dari (perbuatan maksiatku), sehingga (ibadahku) diterima” (HR Thabrani). (kpn)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp