Banten SportNasional
Trending

Lanjutan Euro 2020, Italia Mengejar Kemenangan Kedua

ITALIA, BANTEN RAYA – Italia akan berhadapan dengan Swiss di matchday 2 Grup A Euro 2020, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB. Pertandingan ini akan digelar di Stadio Olimpico, Roma.

Italia telah mengawali langkah mereka di turnamen ini dengan sempurna dan meyakinkan. Melawan Turki di Olimpico pada laga pembuka, pasukan Roberto Mancini menang 3-0 lewat gol-gol Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne, serta bunuh diri Merih Demiral.

Di partai satunya, Swiss gagal mengalahkan Wales di Baku. Sempat unggul lewat gol Breel Embolo, Swiss kemudian kebobolan gol balasan Kieffer Moore. Granit Xhaka dan kawan-kawan pun harus puas dengan satu poin di Olympic Stadium.

Pemain Italia Jorginho mengaku termotivasi untuk meraih kesuksesan bersama tim nasional Italia setelah di level klub ia membantu Chelsea meraih medali juara Liga Champions musim lalu.

Jorginho juga mengaku menemukan banyak kesamaan antara Chelsea dengan skuad Italia saat ini, yang disebutnya berisikan para pemain yang berhasrat untuk meraih hal penting baik dari yang termuda hingga yang paling berpengalaman.

“Menjuarai Liga Champions membuat saya tiba di sini dengan perasaan haus kemenangan, saya ingin mengulangi emosi serupa dengan tim nasional,” kata Jorginho dalam jumpa pers pralaga dilansir Reuters.

Kendati demikian, Jorginho tidak mau menganggap remeh lawannya yang disebutnya tampil solid di bawah arahan Vladimir Petkovic yang sudah menangani Swiss sejak 2014.

“Kami menonton pertandingan Swiss dan melihat sebuah tim top yang tahu untuk bermain, terorganisir dengan baik dan punya pelatih yang sama bertahun-tahun. Mereka punya beberapa pemain yang sudah tampil bersama-sama dalam dua atau tiga kompetisi terakhir, mereka sangat berpengalaman,” ujar Jorginho.

Sementara itu, tim nasional Swiss tidak mau mengulangi kesalahan saat melawan Timnas Italia dalam laga kedua Grup A Piala Eropa 2020. Gelandang Remo Freuler menyebut pada laga melawan Wales jangan sampai terulang. Ia dan lengah ketika sudah memimpin, namun laga berakhir imbang 1-1 pada Sabtu, 12 Juni lalu di Baku, Azerbaijan.

“Melawan Wales, kami sedikit lupa untuk melakukan pengawalan ketat di satu titik, kami memainkan garis pertahanan yang terlalu rendah,” kata Freuler dikutip Reuters.

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

Freuler mengakui melawan Italia, Swiss tidak bisa mengharapkan alur pertandingan yang sama seperti kontra Wales, dalam urusan penguasaan bola misalnya.

“Ini akan jadi pertandingan berbeda. Kami tidak akan pernah bisa mendominasi 70 persen penguasaan bola melawan Italia, seperti yang kami lakukan di Baku. Mungkin 50-50, sebab dua tim ini sama-sama akan berjuang,” katanya. (bisnis/oke)

Related Articles

Back to top button