Nasional
Trending

Survei SMRC : Mayoritas Warga Setuju FPI dan HTI Dibubarkan

SERANG, BANTEN RAYA – Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei nasionalnya, Selasa (6/4/2021). Hasilnya, mayoritas warga yang setuju dengan pemerintah terkait pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). 

Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad mengatakan, dari hasil survei nasional terkini yang dilakukan pihaknya, menunjukkan sebagian besar warga yang mengetahui FPI) dibubarkan pemerintah menyatakan setuju dengan pembubaran organisasi tersebut.

“Ini menunjukkan langkah pemerintah membubarkan FPI tahun lalu mendapat dukungan dari masyarakat,” ujarnya saat menyampaikan rilis hasil survei secara daring bertajuk “Sikap Publik Nasional terhadap FPI dan HTI” di Jakarta dalam keterangan tertulis yang diterima Banten Raya, Selasa (6/4/2021).

Saidiman menjelaskan, survei berskala nasional itu dilakukan pada 28 Februari hingg 5 Maret 2021 dengan melibatkan 1.064 responden yang dipilih secara acak. Adapun margin of error survei diperkirakan kurang lebih 3,07 persen.

Menurutnya, terdapat 71 persen warga yang tahu FPI. Dari yang tahu tersebut, 77 persen tahu FPI telah dilarang. Kemudian dari yang tahu FPI telah dibubarkan, sekitar 59 persen menyatakan setuju dengan pembubaran FPI dan yang tidak setuju 35 persen.

Dalam penilaian Saidiman, meski mayoritas warga menyatakan setuju dengan pembubaran FPI akan tetapi tingkat dukungan masyarakat itu tidak sekuat dukungan terhadap pelarangan HTI.

“Survei kami menunjukkan bahwa persentase warga yang tahu pembubaran HTI dan setuju dengan pembubaran HTI mencapai 79 persen. Sementara yang tahu pembubaran FPI dan setuju dengan pembubaran tersebut hanya mencapai 59 persen. Ini menunjukkan simpati warga muslim terhadap FPI lebih tinggi daripada HTI,” tuturnya. (*/dewa)

 

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp