Pendidikan
Trending

Dindikbud Banten Bahas PPDB Bersama Ombudsman

SERANG, BANTEN RAYA-Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten dalam rangka tindak lanjut laporan masyarakat dan membahas persiapan Pemerintah Provinsi Banten menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/sederajat Tahun 2021.

Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman Banten Zainal Muttaqin bersama Asisten Ombudsman bidang pemeriksaan Harri Widiarsa, Sirojudin dan Rizal Nurjaman diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani.

Dalam pertemuan tersebut, Zainal mengungkapkan substansi yang kerap dilaporkan maupun menjadi temuan Ombudsman pada setiap pelaksanaan PPDB. Diantaranya berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang, penyimpangan prosedur, permintaan imbalan dan lain-lain yang membuat PPDB berjalan tidak berjalan secara adil dan objektif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Related Articles

Berkaca pada penyelenggaraan PPDB duatahun terakhir dan beberapa perubahan regulasi PPDB yang termaktub dalam Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021, Ia menekankan pentingnya persiapan dan sinergi para pemangku kepentingan pada penyelenggaraan PPDB SMA/sederajat di Provinsi Banten.

Termasuk, kata Zainal, penyusunan sistem, regulasi, juklak-juknis, serta sosialisasi dan edukasi publik yang optimal. “Kami sangat mengapresiasi itikad dan inovasi Dindikbud Provinsi Banten untuk membenahi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPDB tahun ini. Namun, Dindikbud Banten tidak bisa sendiri. Komitmen tersebut tentunya harus didukung oleh seluruh elemen. Sekolah, komite, panitia PPDB, DPRD selaku pengawas, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat sipil, pers dan para orangtua murid perlu sama-sama konsisten menegakkan aturan dan menjaga proses PPDB yang adil dan objektif,” ucap Zainal.

Di lokasi yang sama, Kepala Dindikbud Banten Tabrani menyampaikan, tahun ini Dindikbud Banten telah mempersiapkan sistem PPDB dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPDB dan meminimalisir pelanggaran sebagai bagian memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya pada calon peserta didik atau orangtua.

“Sistem ini sudah teruji dan berjalan dengan baik. Saya berencana pada PPDB tahun ini bisa diimplementasikan bagi seluruh satuan pendidikan di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Saya optimis dengan dukungan seluruh pihak,” kata Tabrani.

Dalam pertemuan tersebut Tabrani juga sempat menunjukkan dan memaparkan kepada Tim Ombudsman Banten sistem yang tengah dipersiapkan untuk PPDB tahun ini. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp