Pendidikan
Trending

DPK Banten Isi Ramadan dengan Ngabuburit

SERANG, BANTEN RAYA-Dalam rangka mengkampanyekan literasi dan memberikan pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten menggelar sejumlah kegiatan sepanjang Ramadan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Usman Asshiddiqi Qohara, Kepala DPK Banten kepada Banten Raya menyampaikan bahwa Ramadan di masa pandemi ini, layanan DPK Provinsi Banten akan menemani para pemustaka melalui acara ngabuburit.

“Selama Ramadan DPK Banten akan membuat serangkaian acara untuk tetap mengisi kekosongan aktivitas layanan yang masih tutup,” kata Usman, kemarin.

Ia menjelaskan, acara tersebut diantaranya adalah Bincang Buku, Ngobrol Bareng Pustakawan dan ngobrol tentang tema-tema lainnya. Karena masih dalam masa pandemi, seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring.

“Acara akan hadir tiga kali dalam seminggu. Setiap hari Selasa sampai Kamis acara akan tayang secara langsung melalui Instagram dan Facebook mulai pukul 16.00,” ujarnya.

Selain dua media tersebut, lanjutnya, nantinya juga akan ditayangkan di Youtube DPK Banten. Kegiatan pertama yang dilaksanakan adalah Ngobrolin Buku. Pada sesi pertama ini, buku yang dibahas adalah “The Life Changing Magic Of Tidying Up” karya Marie Kondo.

“Buku ini akan menjadi bahan obrolan dari pustakawan-pustakawan DPK Provinsi Banten. Dan pertemuan berikutnya, sesi Ngobrol Bareng Pustakawan akan membahas tata cara akreditasi perpustakaan.” ungkapnya.

Pada kegiatan lain, lanjut Usman, DPK Banten juga akan menghadirkan narasumber diluar pustakawan dengan memanfaatkan momentum Hari Kartini, Hari Bumi atau pun yang berkaitan dengan tema Ramadan.

“Selain untuk mengisi bulan Ramadan dengan sejumlah kegiatan positif, kegiatan ini juga agar perpustakaan tetap memberikan layanan yang berkaitan dengan peningkatan minat baca masyarakat,” katanya.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa, sudah lebih dari satu tahun perpustakaan ditutup akibat pandemi Covid-19. Kami berharap melalui kegiatan ini para pemustaka masih bisa menikmati layanan di perpustakaan, walaupun dalam kondisi terbatas,” sambung Usman.

Ia menilai, pandemi pada satu sisi telah menghambat kegiatan yang akan dilaksanakan, tetapi pada sisi lain memaksa untuk berfikir kreatif dalam menyediakan layanan kepada masyarakat. “Pemanfaatan platform digital merupakan salah satu upaya DPK Banten untuk memberikan layanan yang dapat diakses masyarakat,” imbuhnya. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp