Pendidikan
Trending

IKA Ciruas Isi Ramadan dengan Kajian

SERANG, BANTEN RAYA-Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMA Negeri 1 Ciruas menggelar acara Ramadan Berkah SMA Negeri 1 Ciruas. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan kajian dalam mengisi Ramadan di SMA Negeri 1 Ciruas.

Rinon Agus W, salah seorang pengurus IKA SMA Negeri 1 Ciruas kepada Bnaten Raya menyampaikan, kegiatan tersebut adalah Ramadan Berkah SMAN 1 Ciruas 1442 H. Kegiatan berlangsung selama satu bulan.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi IKA SMA Negeri 1 Ciruas dengan dewan kemakmuran masjid (DKM) At-Tarbiyah SMA Negeri 1 Ciruas,” katanya, kemarin.

Ia menjelaskan, ada beberapa kegiatan yang mengisi selama Ramadan, antara lain Tarhib Ramadan diisi dengan ceramah agama dan khataman quran, pesantren Ramadan, Iftar dan tarawih bersama, kajian Islam, nuzulul qur’an dan santunan yatim siswa siswi SMA Negeri 1 Ciruas. “Selain itu kami juga penyaluran zakat fitrah dan halal bihalal,” ujarnya.

Kegiatan ini, lanjutnya, diselenggarakan dalam rangka memakmurkan masjid pasca diresmikan bulan lalu oleh Gubernur Banten Wahidin Halim yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabrani dan menyambut bulan Ramadan.

“Untuk penceramah dari BJC (Baiti Jannati Center), yaitu Ustadz Suryadi, Maman Badruzaman dan Kang Maman alumni angkatan 86 dan sejumlah ustadz lainnya,” ujarnya.

Adapun kegiatan ini bertujuan untuk bersilaturahmi antara alumni, guru, siswa dan pengurus DKM At-Tarbiyah SMA Negeri 1 Ciruas dalam melaksanakan ibadah dibulan Ramadan, melalui implementasi infaq, shadaqah, ta’lim, tarawih, santunan yatim dan zakat fitrah tentunya dalam mengapai ridho Allah SWT.

“Kami selaku pengurus IKA Bidang Keagamaan, Sosial dan Kemasyarakatan dan juga pengurus DKM mengharapkan, apa yang sudah diprogramkan bersama dapat dilanjutkan dan ditingkatkan agar istiqomah dan terasa manfaatnya untuk lingkungan sekolah, alumni dan masyarakat sekitar,” harapnya.

Sementara itu, Ustadz Suryadi dalam siraman rohaninya menyampaikan bahwa keluarga adalah anugrah terindah. Terwujudnya keluarga bahagia merupakan bagian pencapaian yang besar dalam hidup.

“Pasangan hidup dan anak merupakan amanah Allah SWT. Menemukan pasangan bukan karena kepandaian kita, namun karena kehendak Allah maka berjodoh,” katanya.

Masih disampaikan Suryadi, meskipun sudah berjodoh faktanya banyak pasangan yang terasa sulit menemukan pola untuk mewujudkan keharmonisan dan generasi yang soleh/solehah, bahkan tidak sedikit rumah tangga kandas dari komitment awal. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp