Pendidikan

Memperingati Hari AIDS Sedunia, KPA Banten Ajak Remaja Cek HIV

SERANG, BANTEN RAYA– Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Banten mengajak remaja di Provinsi Banten untuk mengikuti tes HIV di layanan kesehatan terdekat. Ajakan tersebut disampaikan Arif Mulyawan, Ketua KPA Provinsi Banten.

Ia menjelaskan, human immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

“Cek HIV di layanan kesehatan sesegera mungkin, agar tahu status kesehatan kita. Sebenarnya selama imun kita bagus, tidak usah takut akan terpapar covid,” kata Arif.

Related Articles

Ia menilai, ketakutan masyarakat untuk mengecekan kesehatan masih menjadi kendala terbesar dalam penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten. Ketakutan masyarakat akan stigma negatif dan diskriminasi salah satunya.

Dari permasalahan ini, lanjut Arif, KPA Provinsi Banten berkomitmen untuk terus menekan stigma dan diskriminatif di masyarakat kepada ODHA (Orang Dengan HIV dan AIDS). “Kami terus melakukan sosialisasi. Kami ingin masyarakat tahu kalau HIV itu sulit penularannya,” ungkap Arif.

Arif yakin HIV di Provinsi Banten bisa dikendalikan. Hal tersebut terungkap, KPA Provinsi Banten menjadi salah satu KPA di Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan, karena mampu menekan kasus HIV di Provinsi Banten.

Menurut data yang dihimpun KPA Provinsi Banten, hingga saat ini ada sekitar 1.6000 ODHA yang tersebar di Provinsi Banten. “Estimasi ODHA ada 1.6000 di Banten, yang baru terdeteksi baru 5000-an,” ujarnya. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp