Pendidikan
Trending

Pelita Bikin Kajian Internasional

SERANG, BANTEN RAYA-Pusat Layanan Internasional Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Pelita) menyelenggarakan Diskusi tentang penguatan akses dan kolaborasi jaringan mitra Perguruan Tinggi Luar Negeri, senin (19/7).

Diskusi yang digelar daring ini bertujuan untuk mempercepat akselerasi Internasionalisasi Untirta di luar negeri. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pelita ini diikuti oleh dosen Untirta yang pernah atau sedang melanjutkan study di luar negeri, dengan maksud menggali potensi dan peluang kerjasama dari pengalaman mereka di luar negeri.

Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) H. Fatah Sulaiman dalam sambutannya memberikan apresiasi dan menyambut baik langkah Pelita mengadakan kegiatan diskusi penguatan jaringan dalam rangka meng-Internasionalkan Untirta.
Performance Pelita dinilai sangat agresif melakukan berbagai kegiatan dan program. “Saya apresiasi karena ditengah keterbatasan dan ujian pandemi, sharing sistem masih terus dilakukan,”ucapnya.

Lebih jauh Rektor Fatah memberikan arahan terkait dosen yang pernah atau sedang memiliki penugasan ke luar negeri, baik dalam rangka study, joint research atau kolaborasi project project lainnya diharapkan mampu membantu mengakselerasi target institusi yang telah ditetapkan sesuai visi Untirta, yakni terwujudnya Untirta sebagai Integrated, Smart, and green (Its Green) University yang unggul, berkarakter dan berdaya saing dikawasan Asean tahun 2030.

Rektor pun mengingatkan value JAWARA yang dimiliki Untirta harus menjadi semangat dan motivasi dalam pelaksanaan apa yang harus dilakukan sesuai dengan amanah dan tupoksinya. Diakhir sambutan pakar teknik kimia ini meminta diaspora Untirta atau dosen yang sedang atau telah melaksanakan penugasannya baik secara mandiri atau kolaborasi di luar negeri, agar didata dan diinventarisir dalam suatu dokumen penting dengan memuat pengalaman dan kompetensi masing-masing personal, agar dapat didistribusikan kepada stakeholder untuk menciptakan peluang kerjasama.

Selanjutnya Acara diskusi yang memakan waktu hingga dua jam ini berjalan lancar dan berhasil mendapatkan beberapa gagasan dari para dosen, termasuk penguatan kerjasama dan kolaborasi dengan pihak jaringan industri internasional yang berpotensi sekaligus mendukung program kampus merdeka, merdeka belajar. (satibi)

Related Articles

Back to top button